Pasar Otomotif Nasional

    Tak Ada Kuota Penjualan Khusus Esemka untuk Gabung Gaikindo

    Ahmad Garuda - 12 September 2019 06:33 WIB
    Tak Ada Kuota Penjualan Khusus Esemka untuk Gabung Gaikindo
    Gaikindo menegaskan tak ada syarat khusus bagi Esemka untuk bergabung. Dok Kemenperin
    Makassar: Diluncurkannya Esemka Bima, terus jadi wacana hangat di kalangan pemerhati industri otomotif nasional. Pro dan kontra juga masih jadi pembahasan terbesar. Namun pemerintah menunjukkan keseriusan mereka dalam mendukung merek yang meluncurkan produk terbarunya ini.

    Hal ini pun disambut oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dengan tangan terbuka. Mereka bahkan siap memberikan perlakuan yang sama dengan anggota Gaikindo lainnya. Mengingat ini adalah industri yang harus didukung bersama.

    "Kami siap menerima Esemka dengan tangan terbuka sebagai anggota. Mereka adalah bagian dari industri otomotif nasional yang memang harus didukung dan diberikan ruang untuk bisa mengembangkan produknya agar bisa lebih diakui masyarakat. Apalagi pemerintah seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan juga sudah memberikan lampu hijau buat mereka," klaim Ketua Umum Gaikndo, Yohannes Nangoi di momentum pameran otomotif GIIAS The Series Makassar yang dibuka pada Rabu (11/9/2019).

    Ia melanjutkan bahwa asosiasi industri otomotif nasional tersebut juga tidak menetapkan prasyarat khusus seperti minimal penjualan atau kuota produksi agar bisa bergabung. Yohannes melanjutkan bahwa selama mereka sudah mampu memproduksi mobil, apalagi tingkat kandungan komponen lokalnya cukup tinggi, maka itu wajib didukung oleh industri terkait.

    "Lho, kami sebagai asosiasi industri ini harus melihat lebih jauh ke depan. Kalau dikatakan mereka punya produk yang sama dengan produk mobil di Tiongkok sana, ya apa bedanya dengan brand otomotif yang saat ini masih eksis dan punya banyak kemiripan? Kami justru melihat, hal yang lebih positif seperti pembukaan lapangan pekerjaan yang besar, lalu transfer teknologi otomotif yang bisa mencerdaskan anak bangsa dan masih banyak lagi yang lainnya."

    Yohannes pun mengakui bahwa memberikan kesempatan kepada brand otomotif baru yang ada di Indonesia atau pun yang baru akan masuk ke Indonesia, itu adalah tugas utama mereka. Selama brand tersebut memenuhi kriteria membangun perekonomian bangsa, menurutnya itu patut didukung.

    Dalam meresmikan pameran otomotif GIIAS the Series Makassar, Kementerian Perindustrian yang diwakili oleh Dirjen ILMATE, Harjanto dan Dirjen Kementerian Perhubungan yang diwakili Budi Setiadi, juga hadir memberikan dukungan besarnya. Mereka menyatakan bahwa ke depan, Kota Makassar dan Sulawesi Selatan bisa jadi basis penjualan otomotif nasional.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id