Pembiayaan Otomotif

    Pembiayaan Otomotif Kian Ketat, Aksi Sosial Dilonggarkan

    Ahmad Garuda - 21 Mei 2020 09:37 WIB
    Pembiayaan Otomotif Kian Ketat, Aksi Sosial Dilonggarkan
    Pembiayaan di sektor otomotif diperketat, aksi sosial dilonggarkan. Dok Medcom.id
    Jakarta: Dalam masa pandemik Covid-19, industri otomotif mengalami penurunan secara masif. Bukan hanya dari sisi industri utamanya saja, namun juga industri komponen hingga industri hasa keuangan seperti pembiayaan otomotif.

    Hal ini pula yang menjadi dasar diperketatnya persyaratan untuk membeli kendaraan bagi konsumen yang ingin membeli secara kredit. Lalu skema lainnya adalah angka uang mula yang dinaikkan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun yang unik adalah ada hal yang dilonggarkan perusahaan pembiayaan tersebut di sisi sosial.

    Patungan Bantu Cegah penyebaran Covid-19

    Salah satu kegiatan yang justru dilonggarkan oleh perusahaan pembiayaan otomotif ini adalah aksi sosial. Salah contohnya dilakukan Mandiri Utama Finance (MUF) bersama dengan Bank Mandiri Group di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka menyalurkan bantuan dana tunai serta paket sembako kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19, melalui program Mandiri Group Cinta Indonesia.

    Pembiayaan Otomotif Kian Ketat, Aksi Sosial Dilonggarkan

    Dari keterangan yang merek berikan, program tersebut merupakan gerakan kepedulian kedua perusahaan itu untuk membantu pemerintah. Tujuannya jelas agar masyarakat tetap #DiRumahAja, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

    Uniknya, bantuan tersebut adalah hasil patungan atau kolektif penyisihan sukarela dari komisaris, direksi serta karyawan kedua perusahaan finansial ini. Mereka menyisihkan sebagian gaji serta THR-nya.

    “Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian MUF terhadap masyarakat yang terdampak pandemic Covid-19, Semoga bantuan ini dapat meringankan masyarakat yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya,” ujar Direktur Utama MUF, Stanley S Atmadja melalui keterangan resminya.

    Donasi kemanusiaan ini disalurkan melalui 2 metode. Metode pertama, berupa dana tunai yang disalurkan melalui LinkAja, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari dengan nilai total Rp555 juta. Bantuan lainnya berupa 705 paket sembako yang disalurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak wabah ini.

    Aksi serupa pun dilakukan lembaga pembiayaan otomotif lainnya sepeti Adira dan Astra. Artinya, momentum ini juga jadi waktu tepat bagi perusahaan pembiayaan otomotif membantu masyarakat dalam bentuk berbeda. Lantaran pembiayaan otomotif, hingga kini masih tetap jaga-jaga. Paling tidak, konsumen yang memang tak memiliki histori bagus dalam program pembiayaan, sebaiknya tak masuk kategori calon konsumen selama masa pandemik



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id