Soal Mobil Listrik, Industri Tunggu Regulasi

    Ahmad Garuda - 07 Februari 2019 19:32 WIB
    Soal Mobil Listrik, Industri Tunggu Regulasi
    Industri otomotif nasional masih tunggu titik terang regulasi mobil listrik dari pemerintah. Dok Medcom
    Jakarta: Regulasi untuk kendaraan listrik di Indonesia, hingga saat ini belum menemukan titik terang. Secara otomatis industri otomotif pun merasa belum saatnya mengambil strategi pemasaran mobil 'tanpa emisi' itu di Indonesia.

    Ambil contoh BMW yang punya lini kendaraan listrik, mereka pun tak ingin gegabah menjual kendaraan tersebut di Indonesia. Kendati sudah beberapa kali mengkampanyekan sistem pengisian baterai mereka ke publik. Termasuk berpartisipasi kepada program uji coba sistem pengisian baterai (wall charging) di SPBU Pertamina di Jakarta.

    Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O'tania menjelaskan, bahwa mereka tak ingin salah dalam mengambil langkah. Mengingat untuk mengubah perilaku masyarakat dari bahan bakar minyak ke kendaraan listrik, itu tidak mudah.

    Soal Mobil Listrik, Industri Tunggu Regulasi

    "Regulasi yang ditentukan pemerintah, itu adalah hal yang paling utama saat ini. Lantaran banyak hal yang saling berkaitan dengan program elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Bukan hanya soal bagaimana cara mengisi baterainya, namun juga harus dipikirkan secara matang soal penjualannya secara meluas, infrastruktur pendukungnya, bahkan yang paling gampang perilaku berkendara. Mengingat mobil listrik kan tidak mengeluarkan suara layaknya mobil mesin konvensional," kata Jodie.

    "Berdasarkan pengalaman kami dalam memasarkan kendaraan listrik, yang paling sulit itu adalah mengubah sudut pandang dan perilaku masyarakat soal penggunaan kendaraan listrik. Ini adalah sesuatu yang benar-benar berbeda dengan mobil pembakaran internal."

    Jodie melanjutkan, sekarang mereka tingga menunggu keseriusan pemerintah untuk mewujudkan elektrifikasi ini. Apalagi Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) juga sudah melakukan uji coba beberapa sistem pengisian baterai yang cukup cepat.

    Soal Mobil Listrik, Industri Tunggu Regulasi

    Secara produk, BMW sebenarnya sudah siap dengan mobil listrik yaitu i3. Mobil ini sudah dipasarkan ke banyak negara yang sudah menerapkan regulasi mendukung regulasi kendaraan listrik.

    Bahkan beberapa produsen kendaraan yang ada di Indonesia katakanlah Mitsubishi, juga sudah menyumbangkan i-Miev ke pemerintah sebagai bahan pembelajaran. Kemudian ada juga Nissan yang punya komitmen memasarkan Leaf di negara ASEAN. Mereka menyatakan tinggal menunggu kesiapan Indonesia dalam hal regulasi untuk memasarkan produk kendaraan listriknya.

    Lebih heboh lagi, di segmen kendaraan roda dua malah sudah lebih dulu memasarkan itu. Lantaran belum ada regulasinya, para pengguna motor listrik ini pun belum memiliki surat-surat pajak kendaraan.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id