Mobil Bekas

    Bisnis Mobil Bekas Belum Pulih

    M. Bagus Rachmanto - 24 Juni 2020 10:08 WIB
    Bisnis Mobil Bekas Belum Pulih
    Penjualan mobil bekas turun drastis sejak adanya virus corona. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
    Jakarta: Penyebaran virus Corona berdampak pada semua sektor. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pun mengalami perlambatan karena berbagai faktor, seperti penurunan kinerja ekspor impor, investasi yang tumbuh melambat hingga penurunan penjualan mobil bekas.
     
    Wabah virus Corona (Covid-19) berdampak pada harga mobil bekas yang anjlok. Hal ini dikarenakan permintaan mobil bekas juga sedang mengalami penurunan.
     
    Bahkan, menurut Dendy yang akrab disapa Kim, owner Showroom Kim Motor di AXC Summarecon, Bekasi Barat, penurunan permintaan mobil bekas saat ini turun hingga 80 persen sampai 90 persen dari situasi normal, akibatnya harga mobil bekas terjun bebas atau turun drastis.

    "Penurunan terjadi sejak pemerintah umumkan virus korona sebagai bencana nasional. Sekarang bisa mencapai 90 persen. Sekarang masuk era new normal belum ada tanda-tanda perubahan yang signifikan ," jelas Kim kepada Medcom.id melalui sambungan telepon, Rabu 24 Juni 2020.
     
    Akibat pandemi ini, stok mobil bekas di showroomnya dan beberapa tempat lain masih banyak. Sejumlah strategi Ia terapakan supaya adanya perputaran bisnis.
     
    Begitu pula bagi masyarakat yang ingin menjual mobil miliknya ke showroom saat ini akan mengalami penurunan harga 20 sampai 30 persen, lantaran para pedagang mobil bekas yang tidak ingin sepekulasi dan malah membuat duitnya tidak berputar.
     
    "Konsumen yang mau jual mobil banyak, tapi gak ada yang berani beli karena gak muter cash flownya. Konsumen saat ini milih pegang dana cash," pugkas Kim.


    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id