Ini Kata Nissan Soal Rencana Datsun Menghentikan Produksinya

    Ekawan Raharja - 26 November 2019 17:13 WIB
    Ini Kata Nissan Soal Rencana Datsun Menghentikan Produksinya
    Datsun Cross sebagai salah satu andalan di Indonesia. Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan Datsun akan menghentikan lini produksi per Januari 2020. Ketika disinggung kepada Nissan sebagai induk perusahaan Datsun, disebutkan manuver ini dilakukan sebagai bagian strategi yang ditetapkan oleh pabrikan asal Jepang itu.

    Head of Communication PT Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani, tidak memberikan pernyataan yang jelas menyangkut ucapan Kemenperin mengenai produksi Datsun di Indonesia. Namun ia menegaskan perusahaan tempatnya bekerja terus memiliki komitmen kepada pasar dan konsumen di Indonesia.

    "Rencana optimalisasi kami meliputi penyelarasan operasi bisnis dan organisasi, termasuk optimalisasi produksi. Sebagai bagian dari rencana ini, kami melakukan sejumlah langkah yang memastikan pertumbuhan kami di masa depan," ungkap Hana melalui pesan singkatnya Senin Malam (25/11/2019) kepada Medcom.id.

    Rencana Nissan untuk menutup Datsun memang sudah terdengar beberapa waktu lalu, dimana pabrikan asal Jepang ini berencana untuk menyehatkan kembali kondisi keuangan perusahaan usai ditimpa krisis internal. Mereka akan melakukan sejumlah efisiensi di berbagai sisi demi meningkatkan kembali pendapatannya.

    Kemudian Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika, berbicara kepada Medcom.id produksi mobil Datsun akan berhenti pada Januari 2020. Kondisi ini tidak terlepas dari performa dan perubahan strategi Nissan di tanah air.

    "Datsun belum bertemu dengan Kemenperin secara formal. Namun secara informalnya mereka memberitahukan bahwa mereka ingin mengubah strategi melihat penjualan Go dan Go+ tidak bagus," ungkap Putu Juli Ardika kepada Medcom.id pada Selasa (26/11/2019).

    Sebagai gantinya, disebutkan, fasilitas produksi Nissan akan fokus terhadap produksi mesin di tanah air untuk digunakan oleh Nissan dan Mitsubishi untuk All New Livina dan Xpander yang merupakan produk kembar. Selain itu, salah satu pejabat di Kemenperin ini juga menyebutkan merek asal Jepang itu akan mengubah strategi dengan berfokus kepada kendaraan listrik dengan menghadirkan Leaf atau mobil dengan teknologi e-Power di masa yang akan mendatang.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id