comscore

DAMRI Uji Coba Van Listrik, Ini Spesifikasinya

Ekawan Raharja - 28 November 2021 16:00 WIB
DAMRI Uji Coba Van Listrik, Ini Spesifikasinya
DAMRI melakukan uji coba DFSK Gelora E di Bandara Soekarno-Hatta. DFSK
Tangerang: Damri yang kini memasuki usia 75 tahun sudah mulai mempersiapkan langkah dengan elektrifikasi armadanya. Selain mencoba bus listrik di area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, perusahaan pelat merah tersebut juga diketahui melakukan uji coba van listrik.

Melalui akun Instagram Dirjen Perhubungan, ditjen_hubdat, dijelaskan uji coba operasional armada listrik ini dalam rangka merayakan hari jadi Perum Damri yang ke-75. Uji coba tersebut juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk Transportasi Jalan.

 



“Kemenhub akan menerbitkan beberapa regulasi yakni penggunaan KBLBB sebagai kendaraan operasional Kementerian Perhubungan, mendorong angkutan umum seperti Transjakarta, Damri untuk menggunakan bus dengan tenaga listrik,” demikian pada unggahan Instagram Dirjen Perhubungan.

Van listrik yang mereka gunakan uji coba ini ketahui adalah DFSK Gelora E. Diketahui uji coba ini merupakan bagian dari kajian peluang penggunaan kendaraan listrik untuk armada usaha mereka di masa mendatang.

"Semangat DAMRI terutama dalam HUT ke-75 tahun untuk menghadirkan armada yang ramah lingkungan sejalan dengan semangat DFSK yang hadir sebagai solusi mobilitas masyarakat di Tanah Air. Kami memiliki Gelora E yang sepenuhnya digerakan oleh tenaga listrik dan nol emisi gas buang. Selain itu, Gelora E juga memiliki utilitas yang tinggi dan bisa digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan usaha yang dijalankan oleh DAMRI," ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, melalui keterangan resminya.
 

Spesifikasi DFSK Gelora E

Gelora E tersedia dalam model Minibus yang cocok untuk digunakan sebagai sarana transportasi wisatawan, atau model blind van yang sangat tepat digunakan sebagai kendaraan angkutan barang atau logistik dengan panjang ruang bagasi hingga 2,63m.

Satu-satunya van listrik yang ada di Indonesia ini mendukung bisnis melalui biaya operasional harian yang terbilang rendah. Baik model minibus dan blind ban hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 200 per kilometer, dan angka yang ditawarkan ini lebih rendah 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional, sampai memberikan lebih banyak keuntungan dari segi biaya operasional.

Soal jarak tempuh, Gelora E sanggup menjelajah hingga 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). Pengisian daya baterai juga mudah berkat sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A, atau fitur fast charging di mana kapasitas 20 - 80% hanya membutuhkan waktu 80 menit.

(ERA)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id