Mobil Bekas

    Digitalisasi Menjadi Kunci Carro Bertahan di Bisnis Mobil Bekas

    Ekawan Raharja - 16 Oktober 2020 11:00 WIB
    Digitalisasi Menjadi Kunci Carro Bertahan di Bisnis Mobil Bekas
    Automall merupakan salah satu fondasi bisnis Carro di Indonesia. Carro
    Jakarta: Persaingan yang kompetitif dan Pandemik Covid-19 membuat para pemain di segmen mobil bekas harus mengatur siasat agar tetap bisa bertahan. Beruntung di era informatika sekarang ini, penetrasi internet bisa menjadi salah satu kunci untuk bisa tetap bertahan dan bahkan mempertajam bisnisnya untuk bisa tetap menguntungkan.

    Di tengah tantangan yang dihadirkan oleh Covid-19, Carro membuka strategi mereka tetap bertahan berkat transformasi digital yang dilakukan melalui penerapan penjualan secara contactless. Solusi inovatif ini memudahkan konsumen untuk membeli mobil bekas dengan aman dan nyaman, langsung dari rumah mereka masing-masing atau melalui aplikasi Tokopedia.

    Selain itu konsumen dapat melakukan test drive dan membeli mobil secara online tanpa harus melakukan kontak fisik atau bertemu secara langsung dengan penjual. Mereka hanya perlu memilih kendaraan sesuai dengan keinginan, dan CARRO akan mengirimkan mobil langsung ke rumah konsumen.

    “Sejak awal berdiri, CARRO memiliki misi untuk dapat meningkatkan pertumbuhan industri otomotif khususnya pasar mobil bekas di Asia Tenggara. Melalui teknologi, CARRO menciptakan ekosistem yang saling melengkapi, antara lain showroom, institusi keuangan, hingga konsumen," ungkap Co-founder CARRO, Aditya Lesmana, Kamis (15/10/2020) di Harapan Indah Bekasi.

    Inovasi teknologi dan solusi terdepan yang ditawarkan perusahaan jual beli mobil bekas ini menjadikan dirinya sebagai salah satu pasar mobil terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan transaksi lebih dari USD 1 miliar pada tahun 2019. Bahkan ketika ditarik dalam tiga tahun ke belakang, penjualan mereka kini telah meningkat 300 persen, dan akhirnya mereka membuka sejumlah unit bisnis di Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

    Kemudian untuk memperkuat pasar Indonesia, mereka membangun Automall sebagai showroom mobil bekas. Terdapat 250 mobil di Automall dapat diperiksa tanpa sentuhan, karena setiap mobil dilengkapi dengan kode QR yang menunjukkan semua informasi kendaraan baik kondisi, fitur, riwayat lengkap, hingga informasi harga, dan opsi pembayaran yang sepenuhnya dapat diakses langsung oleh konsumen secara online.

    Kemudian demi menjamin kualitas mobil bekas yang ditawarkan, setiap mobil harus memenuhi persyaratan melewati 150 titik inspeksi, bebas banjir dan kecelakaan, bukan mobil curian, tidak ada kerusakaan akibat air atau api, odometer asli, dan dan dilengkapi dengan riwayat servis serta dokumen dan surat-surat lengkap. Selain itu para konsumen dapat mengakses layanan purna jual seperti garansi mesin dan transmisi selama 90 hari, asuransi 1 tahun, serta kebijakan pengembalian uang 7 hari dan 1 tahun buy-back warranty jika konsumen berencana melakukan upgrade mobil yang sudah dibeli melalui CARRO dengan stok terkini di tahun berikutnya.

    "Pertumbuhan CARRO adalah bukti positif dari penggabungan teknologi dan sentrisitas konsumen yang selalu menjadi prinsip dasar kami. Dalam lima tahun ini, kami berfokus untuk memastikan bahwa konsumen mendapatkan apa yang mereka butuhkan tanpa harus melalui kesulitan yang biasa mereka alami ketika membeli mobil baru atau bekas," pungkas Aditya Lesmana.

    (ERA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id