Cara Merawat Aki di Mobil yang Jarang Terpakai

    M. Bagus Rachmanto - 21 November 2019 07:58 WIB
    Cara Merawat Aki di Mobil yang Jarang Terpakai
    Lakukan perawatan berkala aki mobil biar berumur panjang. Yourmechanic
    Jakarta: Penting bagi pemilik mobil untuk menjaga kondisinya agar selalu prima. Terlebih mobil kesayangan Anda jarang dipakai. Tujuannya tentu agar tidak menyusahkan atau mogok saat ingin digunakan untuk menemani kegiatan yang sifatnya mendadak. 
     
    Salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah aki, yang berfungsi sebagai sumber tenaga untuk menyuplai kebutuhan listrik yang ada di mobil. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk merawat aki agar awet, terutama jika mobil Anda jarang digunakan atau lama terparkir.
     
    Manager Bosch Dedy Ismanto menjelaskan, mobil yang tidak digunakan lebih dari seminggu dan tidak dinyalakan mesinnya, bisa mengakibatkan aki cepat soak/rusak dan umurnya jadi lebih pendek karena kehilangan 'muatan' sendiri.

    Untuk mengantispasi hal tersebut, disarankan untuk menyalakan mesin minimal tiga hari sekali atau paling lama seminggu (batas maksimal). Ketika dinyalakan jaga putaran mesin di RPM 2.000 selama kurang lebih setengah jam, tujuannya agar muatan listrik pada aki dapat terisi kembali.
     
    Selain itu, pastikan juga terminal aki tidak kendur dan terpasang dengan baik dan benar agar pengisian menjadi lebih optimal.
     
    Seperti ditulis laman resmi Auto2000, idealnya, mobil harus sering dipakai agar pengisian ke aki terus terjadi. Arus listrik pada aki harus terus bersirkulasi agar menghindari arus di aki menjadi drop atau soak.

    Aki pun memiliki batas waktu bila didiamkan lama di mobil. Idealnya, agar arus listrik aki tetap terjaga jangan sampai melebihi waktu 2 minggu.

    Aki juga perlu diperhatikan dan mendapat perawatan rutin, biar berumur panjang. Selain sistem kelistrikan di mobil terganggu, gejala aki yang sudah tidak optimal atau bermasalah adalah sinar lampu depan yang menjadi tidak terang. Yang terburuk, mobil tidak bisa dinyalakan karena mesin tidak kuat di-starter.
     
    Menurut Toha, mekanik yang praktek di bengkel Pit Stop di bilangan Jakarta Timur, untuk mencegah hal tersebut dan menjaga aki berumur panjang ada beberapa cara. Pastikan terlebih dulu bahwa semua kelistrikan yang disuplai aki, seperti lampu, power window, alarm, klakson dan yang lainya, tidak bermasalah.

    "Jika tidak ada kebocoran yang berkaitan dengan kelistrikan, tinggal lakukan perawatan rutin, seperti cek air aki. Jika kurang tambahkan sesuai ukuran, kemudian cek terminal aki jangan sampai kendur. Jika timbul korosi di kepala aki cukup bersihkan dengan air panas, dan gosok pakai sikat gigi biar kotorannya hilang," jelasnya.
     
    Toha menyarankan, jangan memasang atau menggunakan perangkat mobil yang berkaitan dengan suplai listrik dengan daya tinggi atau berlebihan, seperti memasang sound system dengan ekstrem akan berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan aki atau bisa bikin tekor. Gunakan suplai listrik sesuai kapasitas dan kebutuhan, agar lebih awet dan tahan lama.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id