Pentingnya Cek Berkala Filter Solar & Filter Air Mobil Diesel

    M. Bagus Rachmanto - 09 November 2019 09:42 WIB
    Pentingnya Cek Berkala Filter Solar & Filter Air Mobil Diesel
    Pemilik kendaraan wajib untuk selalu memantau kondisi fuel filter dan water sediment. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Perkembangan mobil bermesin diesel kini sudah berbeda dibandingkan dengan mesin diesel jaman dahulu dan lebih ramah lingkungan. Bisa dibilang mesin ini sudah tak lagi seperti diesel lawas yang identik dengan suara bising, getaran kuat, sampai kepulan asap hitam dari knalpot. Baik mesin diesel maupun bensin sama-sama memiliki keunggulan masing-masing. Namun secara garis besar, rata-rata orang menyukai diesel lebih karena kemudahan dan kepraktisan dalam perawatan.
     
    Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat, Sapta Agung Nugraha, mengatakan merawat mobil diesel sebenarnya justru perlu mendapat perhatian lebih. Terutama terkait fuel filter yang erat hubungannya dengan masalah kualitas bahan bakar minyak (BBM) atau jenis solar yang digunakan.
     
    “Di mesin diesel, komponen sistem bahan bakar sangat sensitif, baik terhadap air maupun kotoran. Perlu diingat bahan bakar yang tertampung di tangki tidak terjamin bebas dari kedua hal tersebut,” terang Sapta dikutip dari laman resmi Auto2000.

    Lebih lanjut Sapta menjelaskan, mobil diesel Toyota sudah dilengkapi dua jenis saringan, yakni fuel filter dan water sedimenter (pemisah air). Pemilik kendaraan wajib untuk selalu memantau kondisi kedua filter ini. Sesuai dengan namanya, fuel filter berfungsi untuk menyaring kotoran sementara water sedimenter untuk memisahkan kandungan air yang terdapat pada bahan bakar yang digunakan.
     Pentingnya Cek Berkala Filter Solar & Filter Air Mobil Diesel
    Dalam beberapa kasus, pemilik kendaraan kerap lupa menguras atau mengganti filter pemisah air di mobil diesel mereka. Padahal untuk memantau kondisinya cukup sederhana, seperti contoh Toyota Fortuner maupun Toyota Kijang Innova diesel sudah dilengkapi dengan sensor filter yang bisa memberikan peringatan kepada pemilik mobil melalui sinyal di panel instrumen.
     
    “Kondisi ini harus diperhatikan, jangan sampai lengah atau meyepelekan bila sudah ada notifikasi di panel instrumen. Jadi saat level air di dalam filter yang berguna untuk memisahkan air agar tidak masuk ke dalam sistem bahan bakar sudah penuh atau kotor, otomatis sensor akan memberikan sinyal peringatan sebagai tanda filter harus diganti,” ujar Sapta Agung Nugraha.
     
    Penting untuk diketahui, bila membiarkan atau abai dengan kedua filter ini pemilik mobil bisa terjebak dalam kasus yang justru merugikan. Contohnya seperti performa mesin yang kurang, mesin terasa lemah meski pedal gas sudah di-kickdown, sampai konsumsi bahan bakar yang menjadi boros.
     
    Untuk proses mengurasnya memang terbilang mudah, namun disarankan agar maksimal langsung membawa mobil tersebut ke bengkel resmi terdekat.
     


    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id