Cegah Cidera Pinggul, Pengemudi Mesti Perhatikan Hal Ini

    M. Bagus Rachmanto - 15 November 2019 07:24 WIB
    Cegah Cidera Pinggul, Pengemudi Mesti Perhatikan Hal Ini
    Masih banyak penumpang mobil yang salah cara untuk keluar dan masuk mobil. Popularmechanics
    Amerika Serikat: Hingga saat ini masih banyak orang yang masuk ke dalam mobil dengan cara yang salah. Masalahnya, efek dari kesahalan itu bisa membuat membuat cidera bagian tubuh tertentu dari pengemudi.
     
    Midwest Physical Therapy Services (MPTS), Dr. Cheryl Wisinski, menjelaskan hingga saat ini masih banyak orang yang salah ketika ketika masuk dan keluar dari mobil. Padahal cara mereka selama ini dapat membuat beban di sendi pinggul, dan efeknya bisa membuat cidera dipinggul.
     
    Dia memberi contoh kalau saat masuk ke dalam mobil, biasanya orang memasukan dulu satu kaki ke dalam mobil dan kemudian baru menjatuhkan badan ke jok. Begitu juga ketika keluar, mayoritas orang mengeluarkan dulu satu kaki dan kemudian baru mengangkat badan mereka dari jok.

    Padahal dengan cara ini membebani di sendi pinggul. Sayangnya Dr. Cheryl Wisinski tidak menjelaskan cidera seperti apa yang bisa didapatkan.
     
    Dr asal Amerika Serikat ini juga memberi contoh untuk cara masuk dan keluar dari mobil yang baik dan benar. Cara ini terbilang mudah, dan bisa dilakukan oleh siapa saja.
     
    Ketika hendak masuk ke dalam mobil, maka pastikan dulu pantat sudah duduk di jok dan kemudian kedua kaki di ayun ke dalam mobil. Begitu juga ketika hendak keluar, ayunkan kedua kaki keluar mobil dan baru badan diangkat dari jok.

    Yang juga perlu mendapat perhatian setelah duduk di jok pengemudi adalah posisi mengemudi. Untuk mencegah nyeri tulang belakang akibat posisi dukuk yang salah, Anda sudah bisa mengatur posisi duduk mengemudi yang baik dan benar. Berikut ini beberapa tips dari guru safety driving sekaligus pereli nasional, Rifat Sungkar.
     
    1. Posisi Duduk
    Perhatikan posisi kaki ketika pertama kali duduk. Pastikan kaki pengemudi dapat menjangkau pedal kopling secara penuh jika menggunakan mobil manual. Pastikan pula kaki dapat menekan penuh pedal rem.
     
    Setelah itu, atur posisi sandaran punggung. Letakkan salah satu tangan di titik 12 pas setir dan posisi tangan lurus dengan bahu. Setelah itu, posisi sandaran menempel dari punggung bawah sampai atas dan headrest menempel di kepala.
     
    Setelah dapat posisi jok yang sesuai, atur posisi tinggi jok. Ini dilakukan jika ketinggian jok bisa diatur. Pastikan pengemudi mendapatkan pemandangan yang maksimal saat mengemudi, yakni tidak terhalang dashboard atau setir.
     
    2. Posisi Tangan di Setir
    Letakkan tangan di area jam 9-3 atau 10-2 di lingkar kemudi. Posisi tangan di area 9-3 lebih dianjurkan karena jari-jari tangan masih bisa menjangkau tombol ataupun tuas yang ada di setir.
     
    3. Posisi Kaki
    Posisi kaki terbaik adalah kaki kanan tegak lurus di pedal. Sedangkan untuk miring ke kanan, dapat menyentuh pedal gas dengan tumit tetap menempel lantai mobil.
     
    Ketika mengendarai mobil manual, biasakan kaki kiri ada di foot rest alias tidak ditempelkan di pedal kopling. Sedangkan saat mengendarai mobil matic,kaki kiri hanya berada di foot rest. Dengan begitu, kaki kanan yang bekerja untuk menekan pedal rem dan gas.

    Memang hal ini terbilang sederhana. Cuma tidak ada salahnya untuk memulai hal-hal terkecil di dalam hidup kita untuk kesehatan yang lebih baik.
     
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id