Tarif Listrik Terjangkau Buat Pemilik Mobil Listrik di Eropa?

    Ahmad Garuda - 05 November 2019 15:35 WIB
    Tarif Listrik Terjangkau Buat Pemilik Mobil Listrik di Eropa?
    Honda jalin kerja sama dengan perusahaan listrik di Eropa untuk tarif listrik yang terjangkau bagi pemilik kendaraan listrik. Honda
    Jakarta: Kolaborasi lintas perusahaan untuk sebuah hal atau bidang teknologi seperti industri otomotif yang saat ini sedang giat mengembangkan teknologi kendaraan listrik, jadi tren. Setelah beberapa pabrikan mengumumkan strategi mereka untuk energi terbarukan tersebut, Honda pun tak mau kalah dengan melakukan kolaborasi. Mereka menggandeng Vattenfall, pemasok energi terkemuka di Eropa, untuk menyediakan tarif listrik fleksibel yang khusus dirancang untuk pemilik kendaraan listrik (EV) di wilayah itu.

    Kemitraan ini menjadi penanda penting bagi brand asal Jepang itu dalam pengembangan bisnis manajemen energi yang menjadi pilar penting dari strategi Visi Elektrifikasi (Electric Vision) Honda di Eropa.

    Dalam surat yang ditandatangani pada 23 Oktober 2019, kedua perusahaan menyepakati tujuan untuk bersama-sama mengembangkan dan memasarkan tarif listrik yang fleksibel, yang akan menghasilkan waktu dan biaya yang paling efektif untuk kendaraan listrik.

    Kerja sama ini juga mendorong penggunaan listrik yang dihasilkan melalui sumber energi terbarukan, termasuk dari sumber tenaga air dan angin. Hal tersebut sejalan dengan visi Honda untuk pasokan energi masa depan yang berkelanjutan. Layanan ini akan tersedia mulai dari Inggris dan Jerman pada tahun 2020, dianjutkan ke negara-negara Eropa lainnya.

    Vattenfall akan bertanggung jawab untuk pemasangan titik pengisian daya domestik Honda Power Charger, dengan output maksimum 7.4kW atau 22kW. Melalui titik pengisian daya berkekuatan 22kW tersebut, pemilik mobil elektrik Honda e dapat mengisi daya hingga kapasitas 100% dalam 4,1 jam, jauh lebih cepat dibandingkan pengisian melalui stop kontak standar.

    “Kolaborasi ini adalah pilar utama untuk mewujudkan bisnis manajemen energi kami untuk Eropa. Bermitra dengan Vattenfall akan memungkinkan kami untuk menyediakan teknologi pengisian biaya yang efektif untuk pemilik kendaraan listrik, dengan tetap memaksimalkan penggunaan energi terbarukan," ujar Pemimpin Proyek Manajemen Energi Honda Motor Europe, Jorgen Pluym.

    "Tujuan kami adalah untuk memudahkan pengemudi EV di seluruh Eropa barat laut. Kemitraan penting ini menunjukkan bahwa Anda dapat dengan mudah berkontribusi pada dunia bebas bahan bakar fosil, yang didukung oleh energi terbarukan, dan pada saat yang sama memberikan biaya yang lebih rendah," tambah Kepala Vattenfall E-mobilitas, Tomas Björnsson dalam keterangan resminya.

    Di Indonesia, hal yang sama juga sudah dilakukan oleh Mitsubishi melalui kerja sama dengan Kyudenko, Perusahaan Listrik Negara, BPPT dan Kemenperin dalam mengembangkan pembangki listrik tenaga surya di Sumba. Digandengnya Kyudenko, lantaran mereka sudah cukup advanced dalam teknologi electric management system (EMS) atau sistem manajemen daya listrik yang dihasilkan pembangkit listrik.

    Sementara Vattenfall adalah perusahaan energi Swedia, yang sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Swedia. Pasar utama adalah Swedia, Jerman, Belanda, Denmark, dan Inggris. Vattenfall adalah salah satu produsen pembaharuan energi terkemuka di Eropa dan perusahaan yang ingin mengaktifkan kehidupan bebas fosil dalam satu generasi.

    Vattenfall mengoperasikan banyak pembangkit listrik tenaga air, angin, dan matahari, termasuk salah satu ladang angin lepas pantai terbesar di dunia, Thanet, Inggris.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id