Mobil Baru

    Inden Suzuki Jimny di Indonesia Sampai 10 Tahun

    Ekawan Raharja - 11 Februari 2020 14:19 WIB
    Inden Suzuki Jimny di Indonesia Sampai 10 Tahun
    Suzuki Jimny indennya sampai 10 tahun. Suzuki
    Jakarta: Konsumen di Indonesia yang ingin membeli Suzuki Jimny harus gigit jari karena Suzuki Indonesia sudah menghentikan pemesanan untuk mobil mungil itu. Hal ini dilakukan untuk menghentikan antrian pemesanan yang semakin panjang, bahkan kini sudah mencapai belasan tahun.

    4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, menjelaskan untuk sekarang ini rata-rata dealer sudah menerima inden hingga empat tahun. Bahkan untuk beberapa dealer sudah mendapatkan inden untuk Jimny sampai 10 tahun, dan jelas ini bukan waktu yang sebentar.

    "Bukan di stop, sampai sekarang masih dihentikan penerimaan pemesanan Jimny. Masing-masing dealer beda. Gw kemarin ngomong ke satu dealer sudah sampai empat tahun, beberapa dealer juga sudah lebih dari 10 tahun," ungkap Dony Saputra Selasa (11/2/2020) menjawab pertanyaan Medcom.id.

    Dia menjelaskan bahwa hingga saat ini per bulannya Suzuki Indonesia mendapatkan jatah 50 unit per bulan dari pabrik di Jepang. Kemudian 50 unit tersebut dibagi kepada 53 dealer di seluruh Indonesia dimana masing-masing mendapatkan satu unit. "Ada tiga unit yang tidak dapat digilir."

    Kemudian terkait rencana penghentian jatah produksi Jimny untuk pasar Eropa diklaimnya tidak akan memberikan efek juga kepada Indonesia untuk mempersingkat masa inden. Menurutnya tidak serta-merta unit yang ada di Eropa dibawa ke Indonesia, dan dipasarkan di tanah air.

    "Sejauh ini tidak ada pengaruh soal Eropa (rencana penghentian Jimny di Eropa), karena tidak serta-merta mobil yang ada di Eropa kemudian di jual di sini. Bensin beda, spesifikasi beda, fitur beda. Kalau bensin yang ada di sana kita bawa ke sini maka bisa gugur garansinya.'

    "Kalau soal kuota, negara lain juga meminta kepada prinsipal karena mereka juga inden. Jadi tidak cuma kami saja yang meminta kuota lebih," tukas Dony.

    Suzuki rencananya akan menarik penjualan Jimny dari pasar Eropa karena masalah standar emisi. Diketahui Benua Biru tersebut akan meningkatkan standar emisi gas buang kendaraan bermotor pada 2021. 

    Sebagai perbandingan, mesin K15B yang digunakan sekarang ini menghasilkan karbon 154 gram CO2 per kilometer. Sedangkan untuk standar emisi Eropa yang berlaku pada 2021 hanya 95 gram CO2 per kilometer.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id