Dua Fitur Kenyamanan Mobil yang Wajib Cek Berkala

    M. Bagus Rachmanto - 28 Oktober 2019 11:00 WIB
    Dua Fitur Kenyamanan Mobil yang Wajib Cek Berkala
    Kaki-kaki mobil wajib dicek berkala agar nyaman saat berkendara. Autoxpat
    Jakarta: Punya mobil yang sehat dan terawat tentu saja jadi dambaan setiap orang. Namun untuk menjaga kondisi mobil selalu prima, wajib mendapat perawatan rutin dan servis berkala di tiap-tiap bagian. Dengan demikian, Anda pun tetap aman dan nyaman saat berkendara kemanapun.

    Seperti dilansir website Auto2000, berikut ini adalah fitur kenyamanan dan komponen mobil yang wajib dilakukan pemeriksaan dan perbaikan secara berkala.

    Kaki-kaki
    Kondisi jalanan yang rusak dan berlubang atau permukaannya bergelombang, membuat kaki-kaki mobil rentan rusak, lantaran komponen yang satu ini akan bekerja lebih keras ketika melewati permuakaan jalan yang kasar.

    Yang termasuk komponen kaki-kaki mobil diantaranya ball joint, tierod, stabilizer dan booshing. Komponen tersebut memiliki usia pakai hingga 100.000 km atau sekitar 5 tahun. Namun, kondisi jalan yang rusak dan gaya mengemudi salah satu faktor yang mempengaruhi usia pakai kaki-kaki mobil.

    Balancing dan Spooring
    Salah satu servis berkala yang perlu dlakukan, yaitu spooring dan balancing. Mobil yang sering melewati jalan rusak atau berlubang dapat mengakibatkan presisi ban mobil cepat berubah. Spooring sangat diperlukan untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti awal. Caranya dengan meluruskan dua roda depan agar kembali seperti sedia kala.

    Selanjutnya balancing, yang berfungsi untuk menyeimbangkan kembali putaran masing-masing roda, supaya tidak ada yang berat sebelah. Balancing umumnya dibutuhkan setelah penggantian ban atau pelek.

    Apabila kondisi masih terasa tidak enak atau bermasalah setelah spooring dan balancing, maka Anda perlu memeriksa beberapa komponen lainnya seperti ball joint dan tierod. Joka komponen tersebut rusak, biasanya ditandai dengan munculnya suara berisik. Jika kondisi tersebut didiamkan maka kerusakan akan semakin parah, dan bisa mengakibatkan ban bisa copot dari tempatnya.

    Bagian kaki-kaki yang juga rentan mengalami kerusakan karena pemakaian yaitu bushing. Bahan bushing terbuat dari karet, benturan saat melintasi jalan rusak ini membuat karet tidak lagi lentur, bahkan getas atau pecah-pecah.

    Air Conditioner
    Penyejuk udara atau AC adalah fitur kenyamanan mobil yang penting. AC bakal bekerja keras saat mobil digunakan pada siang hari dengan panas yang terik. Kondisi cuaca yang panas membuat pengemudi atau penumpang mengatur suhu kabin sedingin mungkin. Untuk itu penting menjaga kondisi kompresor AC tetap prima.

    Servis AC secara rutin sangat dianjurkan, seperti ganti pelumas, refigeran, dan pembersihan. Biasanya service ini dilakukan setahun sekali atau setiap 10.000 km (dalam kota) hingga 20.000 km (luar kota). Servis rutin membuat kerja kompresor jadi enteng dan umur kompresor akan lebih panjang. 

    Untuk mobil yang sering melewati kawasan berdebu dan dipakai dengan suhu paling dingin,  sebaiknya service rutin AC bisa dilakukan setiap 3.000 km.

    Penyebab lain AC mobil jadi tidak dingin bisa juga karena adanya kebocoran pada selang atau pipa AC, yang disebabkan karena usia atau pemakaian komponen yang tidak baik atau tidak orisinil. Contohnya kerusakan pada evaporator dan kondensor yang bisa dikarenakan usia atau terkena benda kotor. 




    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id