Industri Otomotif

    Honda Pikir-Pikir Luncurkan Mobil Baru di Momen Pandemik

    Ekawan Raharja - 10 Juli 2020 17:23 WIB
    Honda Pikir-Pikir Luncurkan Mobil Baru di Momen Pandemik
    Honda masih pikir-pikir untuk luncurkan mobil baru di Indonesia. Honda
    Jakarta: Pasar otomotif di Tanah Air sekarang ini sedang babak belur dihantam Covid-19. Kondisi ini pun mau tidak mau mempengaruhi strategi Honda dalam peluncuran mobil baru di Indonesia.
     
    Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menjelaskan mereka masih menimbang-nimbang untuk meluncurkan mobil baru sekarang ini. Hal ini tidak terlepas dari kondisi pasar yang sedang turun, sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat akan kendaraan.
     
    "Kita lihat nanti itu tergantung kondisi pasar, sekarang belum stabil jika dibanding tahun lalu," ungkap Yusak Billy Kamis (9/7/2020) melalui Webinar.
     
    Menurut Billy, sekarang ini Indonesia sedang memasuki masa transisi new normal. Tentu apabila dipaksakan meluncurkan mobil baru sekarang ini, ada kemungkinan tidak cocok antara kebutuhan masyarakat dengan mobil yang diluncurkan.
     
    "Jadi kita lihat nanti, jika memang pasar memungkinkan tidak ada salahnya kita berikan. Semua tergantung pasar dan kebutuhan konsumen," sambungnya.
     

    City Car Kembali Tren

    Honda Pikir-Pikir Luncurkan Mobil Baru di Momen Pandemik

    Selama masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tren mobil pun bergeser. Jika sebelumnya MPV dan SUV cukup berjaya, kini malah mobil compact citycar yang menjadi primadona.
     
    Hal ini tidak terlepas dari ada sebagian masyarakat yang sudah enggan menaiki transportasi umum. Sehingga akhirnya muncul para pembeli mobil yang membeli mobil dengan ukuran tidak terlalu besar dan murah sebagai solusinya.
     
    "Benar citycar meningkat. Kita tahu first time buyer meningkat di kehidupan kenormalan baru ada di depan, yang tidak mau naik kendaraan umum kita rangkul semua," ungkap Billy.
     
    Bahkan dari data yang mereka miliki, 50 persen dari pembeli sekarang ini adalah konsumen pertama yang membeli mobil. Dan mereka pun akhirnya memilih Brio sebagai mobil andalan di masa kenormalan baru.
     
    "50 persen konsumen kami sekarang dari first time buyer. Ini di Brio Satya misalnya, meningkat sih, sekarang itu kurang lebih 60 persen pembelinya ada first time buyer," tambah Billy.
     
    Jenama asal Jepang ini sudah mengumumkan bahwa penjualan retail mereka di Indonesia pada Juni 2020 mencapai 2.488 unit. Angka ini meningkat tajam hingga 93 persen dibandingkan Mei 2020 yang hanya menyumbang 1.291 unit.
    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id