Kadin: Program Mobil Listrik Perlu Kebijakan yang Mendorong lnvestasi

    M. Bagus Rachmanto - 26 November 2019 17:17 WIB
    Kadin: Program Mobil Listrik Perlu Kebijakan yang Mendorong lnvestasi
    Perlu kebijakan khusus untuk mendorong investasi infrastruktur mobil listrik. MI/Agus Mulyawan
    Jakarta: Kamar Dagang Indoneisa (Kadin) mendukung program kendaraan bermotor Iistrik (KBL) sebagaimana diamanatkan Perpres No. 55 Tahun 2019, perlu diikuti dengan turunan kebijakan yang terpadu. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri, Johnny Darmawan pada acara Electric Vehicle Indonesia Forum and Exhibition 2019 yang digelar di Gedung Tribata, Jakarta, Selasa (26/11/2019). 

    "Turunan kebijakan tersebut antara lain tercemin dalam upaya mendorong masuknya investasi kendaraan bermotor Iistrik yang didukung oleh iklim investasi yang kondusif," ujar Johnny Darmawan dalam sambutannya.

    Johnny menjelaskan, saat ini pemerintah telah memulai rencana besar untuk menjadi pemain global di mobil listrik dalam 5 tahun mendatang. Upaya tersebut harus didukung kemudahan investasi dalam pemanfaatan hasil hilirisasi nikel menjadi baterai lithium yang berdaya saing. Moratorium ekspor nikel per 11 Januari 2020 sebagai kebijakan di sektor hulu menjadi Iangkah awal untuk memposisikan Indonesia sebagai produsen utama baterai. 

    "Di sisi lain Indonesia juga menargetkan 20 persen dari kendaraan yang beroperasi pada 2025 adalah kendaraan Iistrik. Karena itu, kemudahan investasi bagi perusahaan-perusahaan otomotif juga dibutuhkan. Dengan demikian, pasar domestik diperkuat dan potensi ekspor bisa ditingkatkan," ulas Johnny. 
    Kadin: Program Mobil Listrik Perlu Kebijakan yang Mendorong lnvestasi
    Program pengembangan kendaraan Iistrik berjalan selaras dengan visi Pemerintah di sektor industri untuk S tahun kedepan, yakni merevitalisasi industri manufaktur menjadi industri yang berorientasi ekspor dan produsen barang pengganti produk impor di dalam negeri. 

    Forum internasional pertama di Indonesia terkait kendaraan Iistrik ini diharapkan dapat mempertemukan para pemangku kepentingan lintas negara, termasuk di dalamnya para investor mancanegara yang berkaitan dengan KBL. 

    Forum ini dihadiri 250 peserta dari berbagai pemangku kepentingan di bidang industri baik dari dalam dan luar negeri. Turut hadir para narasumber dari dalam dan luar negeri yang berkompeten untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan masukan terkait percepatan implementasi investasi kendaraan bermotor listrik di Indonesia dan cara percepatan kesiapan sarana dan infrastruktur pendukung. 

    "Forum hari ini diselenggarakan oleh Kadin Indonesia bersama Olifen dalam rangka menindaklanjuti Rekomendasi FGD Kajian kendaraan elektrifikasi yang telah digelar sebelumnya, pasca terbitnya Perpres No.55/2019," jelas Johnny. 

    Sementara itu, perwakilan Olifen Indonesia Tubagus Mansyur Amin menambahkan, kendaraan bermotor listrik dalam beberapa tahun ke depan bukan lagi menjadi alternatif bagi kendaraan berbahan bakar minyak. Melihat perkembangan saat inl dan merujuk pada program kendaraan listrik maupun program biodiesel nasional menunjukkan bahwa pemerintah telah memahami dalam satu dekade ke depan kendaraan listrik akan mendominasi jalan raya di kota-kota besar. 

    "Dengan semakin terbatasnya sumber energi fosil, sumber-sumber energi yang saat ini menjadi alternatif akan menjadi sumber energi utama, termasuk dalam hal ini Iistrik sebagai sumber energi kendaraan. Karena itu, perencanaan program pengembangan dan kebijakan pendudkung harus dibahas bersama seluruh pemangku kepentingan agar menghasilkan program dan kebijakan yang terintegrasi. Kami memfasilitasi langkah tersebut dengan menggelar forum dan pameran ini bersama Kadin Indonesia," ujar Tubagus. 

    Electric Vehicle Indonesia Forum and Exhibition 2019 ini akan berlangsung selama tiga hari, 26-28 November 2019. Kegiatan ini direncanakan akan menjadi program tahunan guna mendukung program percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. 

     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id