Mohon Maaf, Toyota Crown Hanya untuk Pejabat Negara

    Ekawan Raharja - 29 Oktober 2019 14:24 WIB
    Mohon Maaf, Toyota Crown Hanya untuk Pejabat Negara
    Deretan kendaraan Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid yang diperuntukkan bagi pimpinan lembaga parlemen berjajar di lobby Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/10). Mobil Hybrid tersebut digunakan sebagai mobil dinas Ment
    Jakarta: Para Menteri dan pejabat setingkatnya baru saja mendapatkan Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid yang diimport langsung dari Jepang. Sayangnya jika ada warga biasa yang ingin memiliki mobil ini, Toyota Indonesia tidak menjualnya.

    Koordinator Kepala Cabang Auto2000 DKI 1, Riki Rusdiono, menjelaskan mereka tidak menjual secara bebas Crown kepada masyarakat di tanah air. "Tidak dijual secara umum, tidak bisa dibeli secara parsial" ungkap Riki Rusdiono di Bluegrass Bar & Grill, Kuningan, Jakarta.

    Pria yang juga menjabat sebagai Branch Manager Auto2000 Pramuka ini, juga menerangkan kemarin itu hanya memasukan 102 unit Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid dikarenakan memenuhi kebutuhan tender Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) Republik Indonesia. Sehingga tidak ada lagi unit yang tersedia untuk dijual kepada konsumen. Mereka juga tidak menerima pemesanan mobil sedan mewah tersebut.

    Mohon Maaf, Toyota Crown Hanya untuk Pejabat Negara

    Uniknya Auto2000 hanya menyerahkan 101 unit kepada Setneg sesuai dengan kesepakatan tender. Lantas kepada siapa satu unit sisanya akan dijual? "Satu unit kita gunakan untuk homologasi, untuk kita riset di Indonesia."

    Riki juga menjelaskan satu unit Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid dihargai sekitar Rp1,5 miliar. Secara posisi produk, Crown jelas berada di atas Toyota Camry yang menjadi sedan premium termahal di Toyota Indonesia.

    Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid merupakan bagian dari generasi ke-15 Crown yang hadir sejak 2018 lalu. Mobil ini menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) dengan panjang 4.910 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.455 mm, dan wheelbase 2.920 mm.
     
    Mohon Maaf, Toyota Crown Hanya untuk Pejabat Negara


    Dibekali dengan mesin berkode A25-FXS berkapasitas 2.487 cc 4 silinder Dynamic Force Engine. Mesin ini bisa menghasilkan power maksimum 184 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 221 Nm pada 3.800-5.400 rpm. Untuk tenaga listrik, electric motor dengan power 143 PS dan torsi 300 Nm sejak pedal gas diinjak tentu menjamin mobil ini punya akselerasi yang cukup besar.

    Sinergi antara motor listrik dan motor bakar lewat kendali HSD II yang efisien membuat mobil dengan radius putar 5,3 meter ini mencatat konsumsi bensin yang efisien. Menggunakan standar pengetesan JC08, konsumsi bahan bakarnya sekitar 20,8 kilometer per liter.

    Auto2000 juga mengakui sudah menyerahkan mobil tersebut kepada Setneg per 30 September. Bahkan deretan Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid yang diperuntukkan bagi pimpinan lembaga parlemen sudah berjajar di lobby Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/10). Mobil Hybrid tersebut digunakan sebagai mobil dinas Menteri dan pejabat tinggi negara setingkat Menteri untuk periode 2019-2024.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id