Mematikan Mesin Mobil Berteknologi Turbo Tak Boleh Asal

    M. Bagus Rachmanto - 27 November 2019 13:14 WIB
    Mematikan Mesin Mobil Berteknologi Turbo Tak Boleh Asal
    Mesin diesel dengan turbo kini sudah banyak digunakan oleh beragam pabrikan. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Beberapa mobil, baik kendaraan penumpang dan kendaraan komersial, sudah dibekali dengan turbo untuk meningkatkan tenaga mesin. Jika anda memiliki mobil yang sudah mengaplikasikan teknologi turbo, maka jangan sembarangan ketika mematikannya.
     
    Training Departement Tata Motors Distribusi Indonesia, Arif Budiman, menjelaskan ada perlakuan khusus untuk mematikan mesin berteknologi turbo. Ketika sudah sampai tujuan, pemilik tidak bisa langsung mematikan secara langsung dan meninggalkan mobil.
     
    Arif menjelaskan bahwa mesin berteknologi turbo perlu ditenangkan dahulu sebelum dimatikan atau kendaraan dijalankan. Hal ini masih banyak yang belum diketahui dan sering dilakukan oleh pemiliknya.

    "Biarkan mesin langsam sekitar 1-3 menit. Setelah itu baru dimatikan atau mobil dijalankan," ujar Arif kepada Medcom.id, beberapa waktu lalu. 
     
    Dia menjelaskan bahwa kinerja putaran turbo mencapai 10 kali lipat putaran mesin. Sehingga jika mesin mati mendadak di kondisi rpm tinggi, namun turbo masih tetap bekerja. Padahal turbo bergerak dilumasi oleh oli yang dipasok dari mesin.
     
    "Kalau turbo bekerja namun tidak dilumasi oli, lama kelamaan akan rusak," lanjutnya.
     
    Untuk mengantisipasi ini, beberapa pabrikan sudah melengkapi mobil dengan turbo timer. Nantinya setelah kunci di cabut, mesin akan tetap hidup sampai mesin langsam dan akhirnya mati sendiri.
     


    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id