Keselamatan Berkendara

    Mencoba Tol Layang Japek, Jangan Lebih dari 80 KPJ

    Ekawan Raharja - 25 Januari 2020 09:04 WIB
    Mencoba Tol Layang Japek, Jangan Lebih dari 80 KPJ
    Honda CR-V mulai masuk ke Jalan Tol Layang Japek. Doni

    Jakarta: Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) yang dibuka sejak akhir tahun 2019 banyak mengundang beragam komentar masyarakat akan banyak hal. Tim Medcom.id akhirnya mencoba menjajal Tol Layang Japek dan mencoba bagaimana rasanya mengemudi di jalan tol terbaru ini.

    Di kesempatan kali ini, tim Medcom.id melintasi Tol Layang Japek menggunakan Honda CR-V 1.5L Prestige Turbo dari Kelapa Gading menuju Bandung. Di dalam mobil, terdapat tiga orang penumpang dan beberapa tas ransel sebagai barang bawaan yang diletakan di bagasi.


    Tim Medcom.id mulai masuk di Tol Layang Japek pada pukul 09.40 WIB melalui akses KM10 Jalan Tol Japek Bawah. Sedari Cikunir hingga Bekasi Timur, tim mencoba membawa mobil dengan kecepatan di bawah 80 kilometer per jam dan harus diakui memang permukaan Jalan Tol Layang Japek tidak tidak rata.

    Mencoba Tol Layang Japek, Jangan Lebih dari 80 KPJ

    Meski jalanan lancar, tim mencoba tetap mencoba untuk merasakan bagaimana rasanya mengemudi dengan kecepatan sesuai dengan batas kecepatan yang diperbolehkan. Bisa dirasakan dari permukaan jalan, terlebih di sambungan jalan, membuat mobil dengan ukuran yang cukup besar dan berkemampuan sport utility vehicle (SUV) saja merasakan bounce back (pantulan) yang cukup kuat. 

    Lepas dari Bekasi Timur, kecepatan coba dinaikan dengan rata-rata 85-100 kilometer per jam. Bounce back semakin kuat karena jalanan yang tidak rata, dan membuat pengemudi merasakan sedikit mual. Tampaknya jalan tol ini memang memiliki permukaan tidak rata dan batas kecepatan ini diatur agar penumpang tidak merasakan mual akibat bounce back jalanan yang tidak rata.

    Tim Medcom.id akhirnya menyelesaikan Jalan Tol Layang Japek sepanjang 36,4 Kilometer pukul 10.07 WIB atau sekitar 27 menit perjalanan dengan kecepatan beragam. Kalau membahas efisiensi waktu, jelas menggunakan Jalan Tol Layang Japek sangat membantu dari efisiensi waktu tempuh.

    Tentu perjalanan ini rasanya akan berbeda lagi rasanya jika menggunakan mobil yang berbeda. Namun kami menyarankan kepada pengguna jalan agar bijak berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan persiapkan mobil sebelum memasuki Jalan Tol Layang Japek karena tidak ada pintu keluar di tengah-tengah Jalan Tol Layang Japek.





    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id