Mobil Bekas

    Siasat Carro di Tengah Kelesuan Pasar Mobil Bekas

    Ekawan Raharja - 02 Juli 2020 13:20 WIB
    Siasat Carro di Tengah Kelesuan Pasar Mobil Bekas
    Carro bangun dealer mobil bekas di Harapan Indah Bekasi. Carro
    Jakarta: Penjualan mobil bekas di Indonesia memang sampai saat ini masih belum kunjung membaik. Meski demikian, kondisi ini tidak membuat Carro patah semangat dan mempersiapkan sejumlah strategi agar bisa tetap bisa bertahan di tengah kondisi pelik seperti sekarang.
     
    Co-Founder Carro Indonesia, Aditya Lesmana, mengungkapkan penjualan mobil bekas di masa pandemik sekarang ini diakuinya mengalami penurunan hingga 90 persen dibandingkan masa-masa normal. Namun sekarang ini tetap saja masih ada konsumen yang tetap mencari mobil-mobil bekas, khususnya merek-merek asal Jepang.
     
    "Mobil-mobil seperti Avanza, Mobilio, Calya, Terios, dan mobil LCGC buatan Jepang masih laris. Sementara untuk mobil premium Eropa seperti Mercedes-Benz dan BMW tetap dicari namun transaksinya tidak sebanyak mobil buatan Jepang," ungkap Aditya Lesmana melalui webinar.
     
    Kondisi ini coba disiasati oleh perusahaan jual beli mobil bekas ini dengan menggabungkan penjual mobil bekas secara offline dan online. Penjualan offline dihadirkan berupa showroom mobil bekas, Carro Automall, seluas 5.000 meter persegi di Harapan Indah Bekasi. Sedangkan untuk penjualan online, mereka menggandeng tokopedia untuk memasarkan mobil-mobil bekas mereka melalui platform digital tersebut.
     
    Aditya mengklaim para konsumen mobil bekas masih tetap ingin melihat mobil pilihannya secara langsung dan melakukan test drive sebelum melakukan transaksi. Oleh karena itu mereka menjawab kebutuhan dan keinginan konsumen ini dengan memperkenalkan dealer yang menggabungkan teknologi digital dengan interaksi secara langsung.
     
    “Carro Automall merupakan tempat bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan mobil bekas dengan menerapkan standar 5S; safety, savings, standardization, super quality, dan style. Kami hadir untuk memberikan terobosan baru bagi konsumen melalui kejelasan informasi, transparansi, dan kecepatan dalam memiliki mobil bekas bersertifikasi,” ucap Aditya Lesmana.
     
    Soal kualitas mobil bekas yang mereka tawarkan, pihaknya sudah melakukan  sebanyak 150 titik pengecekan dan juga tersertifikasi. Selain itu, mobil-mobil yang ditawarkan dijamin bebas dari korban banjir, kecelakaan, bukan mobil curian, odometer asli, dan memiliki riwayat serta surat-surat yang lengkap. Bahkan mobil-mobil ini juga dilengkapi dengan asuransi selama satu tahun, kebijakan tujuh hari pengembalian dana apabila dikembalikan, dan satu tahun buy-back warranty jika ingin melakukan upgrade mobil di tempat yang sama.
     
    Selain itu, penjualan online ditujukan melalui platform daring, sehingga konsumen bisa melihat berbagai info yang dibutuhkan, mulai dari informasi harga, opsi pembayaran, fitur, riwayat, hingga inspeksi tanpa sentuhan. Jika sudah cocok, maka konsumen bisa mengatur jadwal untuk melihat unit yang mereka inginkan.
     
    "Pasar mobil bekas akan tetap menjadi pilihan yang menarik bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dan akan terus tumbuh lebih besar dari pasar mobil baru. Dengan hadirnya Carro Automall, konsumen dapat memiliki mobil bekas secara lebih mudah, nyaman dan transparan,” tambah Aditya.
     
    Bisnis jual beli mobil bekas memang cukup menggiurkan dan cukup banyak pemain dari berbagai kelas di dalamnya. Para pemain besar saja sudah ada Mobil88, Carmudi, Mobil123, dan berbagai perusahaan lainnya yang memang serius menggarap pasar mobil bekas di Indonesia.

    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id