Mobil Baru

    2 Alasan DFSK Masih Pertahankan Fitur i-Talk Berbahasa Inggris

    Ekawan Raharja - 29 Juli 2020 15:49 WIB
    2 Alasan DFSK Masih Pertahankan Fitur i-Talk Berbahasa Inggris
    Ada 2 alasan utama DFSK pertahankan fitur i-Talk dalam Bahasa Inggris. DFSK
    Jakarta: Hadirnya fitur i-Auto di DFSK Glory dengan fitur perintah suara yang masih memahami bahasa Inggris, jadi omongan tersendiri. Mereka pun memiliki sejumlah alasan dibalik menghadirkan fitur perintah suara berbahasa Inggris dibandingkan berbahasa Indonesia.
     
    PT & Digital Manager PT Sokonindo Automobile, Sugiartono, mencatat ada dua alasan kenapa fitur yang diberi nama i-Talk ini masih berbahasa Inggris. Hal ini terkait target konsumen serta pasar mereka yang akan digarap di masa depan.
     
    "Target kami adalah pembeli yang melek teknologi, jadi bahasa Inggris mereka sudah paham," ucapnya di sela-sela webinar.
     
    Alasan lainnya adalah rencana ekspor Glory i-Auto ke sejumlah negara lain. Sehingga prioritas pengembangan fitur i-Talk dengan Bahasa Inggris masih menjadi yang utama agar bisa digunakan di berbagai negara ketika ekspor.
     

    Pengembangan i-Talk Berbahasa Indonesia

    Tentu bagi konsumen di Indonesia, fitur perintah suara dengan bahasa Indonesia tentu sangat dinantikan. Apalagi rival terdekatnya Wuling Almaz sudah memiliki fitur serupa dengan nama WIND yang sudah mengadopsi Bahasa Indonesia.
     
    Technical Manager PT Sokonindo Automobile, Sugiartono, akui juga DFSK sedang pengembangan i-Talk Berbahasa Indonesia. Hanya saja untuk waktunya masih menunggu bagaimana respon konsumen di Indonesia.
     
    "Mr Franz (Managing Director of Sales Center DFSK - Franz Wang) waktu itu menginformasikan ada pengembangan. Beliau juga menjelaskan pengembangannya sambil melihat pasar. Jadi kalau dibutuhkan versi Bahasa Indonesia, pengembannya-nya akan segera diselesaikan," kata Sugiartono di kesempatan yang sama.
     
    "Seharusnya tidak terlalu lama tapi konsennya adalah melihat bagaimana permintaan pasar. Kalau bahasanya saja mungkin tidak terlalu ribet, pasarnya saja yang ditunggu."
     
    Arviane mengklaim pengembangan ini sebenarnya tidak lama bagi tim research and development (RnD) DFSK. Mengingat mereka juga sebelumnya melakukan pengembangan i-Talk Berbahasa Inggris namun akses yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Salah satu momen pengembangan ini dilakukan saat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 ketika Glory i-Auto pertama kali diperkenalkan.
     
    "Kalau dari Glory i-Auto itu mereka sempat mencari contoh-contoh aksen, terus jenis-jenis suara, jadi mencari perintah-perintah yang umum di konsumen kita. Jadi dicari kata-kata yang biasa dipakai tidak menyusahkan untuk konsumen itu sendiri," tambah Arviane.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id