Industri Otomotif

    Setelah di Indonesia, Chevrolet Juga Menyerah di Thailand

    Ekawan Raharja - 18 Februari 2020 08:43 WIB
    Setelah di Indonesia, Chevrolet Juga Menyerah di Thailand
    General Motors akan menghentikan penjualan Chevrolet di Thailand akhir tahun 2020. MI/Ramdani

    Rayong: Salah satu merek di bawah General Motors, Chevrolet, menyatakan mundur dari Thailand. Mereka mengakui akan menghentikan penjualan untuk mobil-mobil baru Chevrolet di Negeri Gajah Putih tersebut di akhir tahun 2020.

    Meski demikian, mereka mengklaim tetap akan memberikan serta menjamin layanan purna jual kepada konsumen di Thailand. Namun untuk berapa lama jaminan layanan purna jual dan garansi yang mereka berikan, belum diketahui batas waktunya.


    “GM mengakui dampak keputusan ini terhadap karyawan dan mitra kami. Kami berkomitmen untuk memperlakukan mitra dan pemangku kepentingan kami dengan bermartabat dan rasa hormat selama masa transisi,” ujar GM Strategic Markets Alliances and Distributors President, Andy Dustan, dikutip dari The Phuket News.

    Penghentian penjualan ini juga diikuti dengan menghentikan produksi mobil baru dan produksi sejumlah komponen di pabrik yang berlokasi di Rayong. Dengan rendahnya permintaan mobil ke pabrik mereka di Rayong baik untuk produksi domestik maupun ekspor, jelas ini membebani kinerja bisnis secara keseluruhan.

    General Motors juga mengklaim sudah melakukan berbagai cara agar bisa tetap kompetitif di salah satu Negara Asia Tenggara itu. Sayangnya tidak ada yang berhasil dan kalah bersaing dengan sejumlah merek yang bermain di sana.

    “Keputusan untuk hengkang dari Thailand merupakan strategi global, tidak mencerminkan kemampuan dan bakat dari tim Thailand dan mitra kami. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusinya bagi General Motors dan industri otomotif Thailand. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Thailand atas dukungannya selama ini,” lanjutnya.

    Jelas langkah mundur bisnis General Motors ini menjadi bagaimana mereka kalah bersaing dengan sejumlah merek otomotif, khususnya di pasar Asia Tenggara. Sebelum mengumumkan menghentikan penjualan di Thailand, merek asal Amerika Serikat ini sebelumnya mengumumkan hal serupa untuk pasar di Indonesia. Selama 2-3 tahun ke belakang, penjualan mobil mereka sangat nelangsa kalah bersaing dengan merek-merek asal Jepang.





    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id