Industri Otomotif

    Wuling Lawan Stigma Buruk Kendaraan Tiongkok

    Ekawan Raharja - 24 April 2020 12:54 WIB
    Wuling Lawan Stigma Buruk Kendaraan Tiongkok
    Keikutsertaan Wuling Motors di salah satu pameran otomotif nasional. Lampost.co/Effran

    Jakarta: Sejumlah Masyarakat Indonesia masih memiliki stigma terhadap kualitas kendaraan bermerek Tiongkok, baik untuk sepeda motor dan mobil. Bagi pabrikan otomotif asal Tiongkok yang kini berkiprah di Indonesia tentu ini menjadi tantangan tersendiri dalam membuktikan kualitasnya kepada konsumen di Tanah Air.
     
    Wuling Motors sebagai salah satu pemainnya di pasar otomotif asal Tiongkok mencoba untuk membalikkan stigma mengenai kualitas mobil bermerek asal Negeri Bambu. Mereka mencoba meletakan dasar-dasar bisnis mereka dengan mulai membangun pabrik, memperluas jaringan dealer di Indonesia sebagai pembuktian layanan purna jual, sampai dengan menghadirkan berbagai model mobil.
     
    Media Relations Wuling Motors, Brian Gomgom, menjelaskan bisnis saudara jauh dari General Motors ini memulai bisnis mereka per Juli 2017 dengan diresmikannya pabrik di Cikarang Jawa Barat. Mulai dari sini mulai menunjukan komitmen bermain di pasar otomotif Indonesia di berbagai aspek.
     
    Wuling Lawan Stigma Buruk Kendaraan Tiongkok

    "Setelah pabrik berdiri memperlihatkan komitmen, banyak model mulai dari sport utility (SUV), multi purpose vehicle (MPV), sampai kendaraan komersial ringan. Kami juga berorientasi kepada purna jual, melebarkan jaringan dealer, dan sekarang terlihat dari 1.000 hari penjualan dan penghargaan," cerita Gomgom melalui Ngovid-19 Forwot.
     
    Di tahun pertama berbisnis di Indonesia, mereka langsung menggeber dengan membangun 50 dealer. Kemudian hingga sekarang ini, sudah tercatat ada 115 dealer yang berdiri di seluruh wilayah di Indonesia. Agresivitas pembangunan dealer memang menjadi salah satu bukti komitmen pabrikan otomotif asal Tiongkok dalam membangun layanan purna jual mereka, seperti begitu juga dengan DFSK yang sesama asal Tiongkok yang kini sudah memiliki 90 dealer.
     
    Wuling Lawan Stigma Buruk Kendaraan Tiongkok


    Selain menghadirkan dealer di berbagai daerah, Merek berlogo lima berlian ini secara perlahan memperkenalkan model-model kendaraannya konsumen se-Indonesia. Dimulai dari Confero di segmen low multi purpose vehicle (LMPV) melawan Hegemoni Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, dilanjut dengan Confero di segmen medium MPV untuk melawan Toyota Innova, dan terakhir Almaz yang turun di segmen SUV dan segera akan mendapatkan lawan sepadan DFSK Glory i-Auto.
     
    Terbukti dari semua dasar-dasar bisnis yang sudah dibangun, 1.000 hari keberadaannya di pasar otomotif Indonesia dengan total penjualan lebih dari 45 ribu unit. Wuling Confero jadi model yang paling banyak dilirik konsumen dengan penjualan 26.550 unit.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id