Industri Otomotif

    Wuling Motors Masih Bertahan dari Serangan Virus Korona

    Ekawan Raharja - 25 Februari 2020 12:40 WIB
    Wuling Motors Masih Bertahan dari Serangan Virus Korona
    Proses produksi Wuling Motors di Indonesia. Medcom.id/M Bagus Rachmanto
    Gianyar: Serangan Virus Korona yang ada di Tiongkok sukses melumpuhkan sejumlah aktivitas masyarakatnya, termasuk industri otomotif di sana, dan membuat pasokan sejumlah komponen ke Indonesia tersendat. Wuling Motors sebagai produsen asal Tiongkok yang beroperasi di Tanah Air malah tenang menghadapi kondisi ini, dan memastikan kondisi mereka masih aman.

    Media Relations Wuling Motors, Brian Gomgom Simbolon, memastikan hingga saat ini produksi masih berjalan lancar dan produksi masih berjalan. Dia menegaskan tidak ada inden yang terjadi untuk mobil-mobil Wuling yang disebabkan oleh gangguan produksi karena Virus Korona.

    "Musti kami infokan lagi ke teman-teman, bahwa semua lini produk Wuling Motors yang ada di Indonesia itu diproduksi di Cikarang, Jawa Barat. Jadi kejadian di Tiongkok tidak terlalu berpengaruh terhadap produksi yang ada di Indonesia," ujar Brian Senin (24/2/2020) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

    Menurutnya, salah satu rahasia kondisi produksi yang aman tidak terlepas dari area suku cadang yang cukup besar di pabrik mereka yang berlokasi di Cikarang Jawa Barat. Sedari 60 hektar luas pabrik pabrikan berlogo lima berlian ini, 30 hektarnya diperuntukan produksi dan penyimpanan komponen otomotif.

    "Selama kita bisa produksi, maka masih tersedia (komponen)," sambungnya.

    Brian Gomgom Simbolon tidak memberitahukan sampai kapan kondisi ini masih bisa bertahan apabila kondisi di Tiongkok belum kunjung membaik. Menurutnya mereka akan melakukan pengecekan secara berkala untuk melihat perkembangan kondisinya. "Tiap bulan nanti akan kita perbaharui, nanti hubungi lagi saja."

    Sebelumnya, baik Toyota dan Daihatsu pun mengakui ada risiko proses produksi mobil di Indonesia terganggu akibat masalah pasokan komponen dari Tiongkok. Mereka akan menanti perkembangan dari Negeri Tirai Bambu, apabila tidak kunjung membaik ada kemungkinan mencari pemasok komponen dari negara lain.

    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id