"Doping" untuk Kendaraan Listrik Di Indonesia

    Ekawan Raharja - 21 Oktober 2021 09:00 WIB
    Doping untuk Kendaraan Listrik Di Indonesia
    Ilustrasi pengecasan mobil listrik. Medcom.id/Ekawan Raharja



    Jakarta: Keseriusan pemerintah untuk mengembangkan industri otomotif di sektor ekosistem kendaraan listrik, baik untuk mobil listrik dan motor listrik, terus ditunjukan. Bahkan ada sejumlah doping atau insentif yang diberikan kepada masyarakat dan podusen kendaraan listrik untuk bisa meningkatkan populasinya di jalanan.

    Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyebutkan dasar kendaraan listrik di Indonesia adalah penerbitan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan.

     



    Berikutnya, dalam Rencana Pengembangan Industri Nasional (RIPIN), prioritas pengembangan industri otomotif pada periode 2020 – 2035 adalah pengembangan kendaraan listrik beserta komponen utamanya seperti baterai, motor listrik, dan inverter,” kata Agus Gumiwang di sitat dari situs resmi Kementerian Perindustrian.

    Demi mendorong keberadaan kendaraan listrik, Pemerintah memberikan berbagai insentif fiskal dan non-fiskal bagi konsumen kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV) seperti pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) sebesar 0 persen (PP No 74/2021), hingga pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor (BBN-KB) sebesar 0 persen untuk KBLBB di Pemprov DKI Jakarta (Pergub No 3/2020).

    Selanjutnya, BBN-KB sebesar 10 persen untuk mobil listrik dan 2,5 persen sepeda motor Listrik di Provinsi Jawa Barat (Perda No. 9/2019), Uang muka minimum sebesar 0 persen dan suku bunga rendah untuk kendaraan listrik (Peraturan BI No 22/2020), diskon penyambungan dan penambahan daya listrik, dan sebagainya.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id