Industri Otomotif

    Pasar Otomotif Diprediksi Pulih pada 2022

    Ekawan Raharja - 24 Juni 2020 10:54 WIB
    Pasar Otomotif Diprediksi Pulih pada 2022
    Peluncuran New Sigra di Lampung. Lampost.co/Effran Kurniawan

    Jakarta: Pasar otomotif nasional, khususnya penjualan mobil baru, merupakan salah satu sektor yang terdampak dari Pandemik Covid-19. Bahkan diprediksi pasar ini baru bisa pulih mencapai penjualan satu juta unit per tahun tidak dalam waktu dekat.
     
    Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, menerangkan informasi yang didapatkan dari Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian) pasar otomotif tidak akan pulih seperti sedia kala di tahun 2021. Menurut prediksinya pasar baru kembali mencapai pasar satu juta unit mobil per tahun di tahun 2022.
     
    "Untuk tahun ini Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor) memproduksi akan ada 600 ribu unit hingga akhir tahun. Boleh-boleh saja yang namanya prediksi bisa benar bisa salah. Tetapi sampai saat ini belum ada sinyal-sinyal yang menunjukkan mendukung penjualan," terang Amelia melalui webinar.
     
    Menurutnya juga banyak sekali faktor-faktor yang menghambat pertumbuhan pasar otomotif secara cepat. Salah satunya yang menjadi masalah utama adalah perkreditan yang ketat.
     
    "Leasing company sampai sekarang ini masih sangat ketat dalam menjalankan bisnisnya karena banyak sekali kendala-kendala. Mereka mempunyai suatu masalah yang sangat berat, mungkin teman-teman (wartawan) tahu kalau ada pernyataan untuk relaksasi pembayaran karena mereka (konsumen) tidak memiliki dana. Jadi bagaimana mereka (konsumen) mau punya mobil baru," sambungnya.
     
    Selain itu pun bank-bank juga sangat selektif dalam mengucurkan dana demi menjaga risiko. Kemungkinan besar, prediksi Amelia, pembelian mobil baru pun akan sulit.
     
    Selain itu era kenormalan baru (new normal) juga tidak dinilai tidak memberikan banyak perubahan. Menjalankan kenormalan baru dinilai hanya mengubah cara bisnis, seperti menggunakan masker untuk menjaga kesehatan.
     
    "Untuk otomotif dilihat dari daya beli dan kami belum melihat dari daya beli itu apakah saat ini daya belinya bisa kembali seperti saat tahun 2019. Bahkan untuk mencapai (target) tahun 2020 saja sudah menjadi tanda tanya besar apakah bisa dicapai atau tidak karena sampai Bulan Juni masih terasa sangat berat," pungkasnya.





    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id