Industri Otomotif

    Hyundai-Kia Diwajibkan Recall 240 Ribu Mobil

    M. Bagus Rachmanto - 14 Mei 2017 13:46 WIB
    Hyundai-Kia Diwajibkan <i>Recall</i> 240 Ribu Mobil
    Ilustrasi produk Hyundai-Kia. (ledgergazette.com)
    medcom.id: Pemerintah Korea Selatan mewajibkan Hyundai-Kia melakukan recall terhadap sekitar 240 ribu mobil dari 12 model berbeda. Produk konsorsium raksasa tersebut disinyalir memiliki cacat komponen dan karenanya harus cepat diperbaiki.

    Dikutip dari BBC perintah recall dikeluarkan Kementerian Transportasi Korsel setelah mendapat informasi dari mantan karyawan Hyundai. Di dalam laporannya sang whistleblower menungkap cacat ada di komponen pipa vakum, selang bahan bakar, lampu rem parkir dan beberapa lainnya. Dua belas model yang dilaporkannya bermasalah di antaranya Mohave, Elantra, Sonata, Santa Fe, Carnival, Genesis dan i30.

    Tidak disebutkan secara periode produksi dan di mana saja model yang komponennya dilaporkan cacat produksi itu diedarkan. Tapi bulan lalu Hyundai-Kia melakukan recall terhadap 1,5 juta produknya yang beredar di Amerika Serika dan Korsel dalam kasus kemungkinan mesin mogok.

    Perintah recall terpaksa Pemerintah Korsel keluarkan karena sebelumnya pihak Hyundai-Kia tidak bersedia melakukannya secara sukarela. Di dalam pernyataan resminya pihak Hyundai Motor menyatakan menerima dan menghormati perintah tersebut, namun dengan alasan belum ada "cedera atau kecelakaan yang dilaporkan dari isu-isu yang disebutkan" maka recall tidak dilakukannya.

    "Keselamatan selalu menjadi prioritas utama Hyundai-Kia. Kami membuat keputusan recall sesuai peraturan keselamatan yang berlaku di seluruh dunia dan prosedur internal yang ketat"


    Aksi whistleblowing sangat langka terjadi di Korsel, terlebih yang dilaporkan caebol (konglomerasi) raksasa sebesar Hyundai-Kia dan pelakunya adalah pegawainya sendiri . Di dalam kasus ini adalah Kim Gwang-ho yang telah menjadi bagian Hyundai selama 25 tahun.

    Hyundai-Kia Diwajibkan <i>Recall</i> 240 Ribu Mobil

    Di dalam industri otomotif, recall adalah aksi yang jamak terjadi, tidak terkecuali di Indonesia. Keputusan recall pada umumnya merupakan keputusan internal perusahaan yang bisa karena dipicu kasus tertentu, keluhkan dari banyak pelanggan atau temuan hasil tim riset internal.

    Memang recall mengungkap kelemahan produk bersangkutan dan perusahaan harus mengeluarkan biaya besar untuk penggantian atau perbaikan komponen. Namun recall bisa mendongkrak reputasi brand sebab pelanggan menilainya sebagai bentuk tanggung jawab dan bahkan semakin loyal.


     



    (LHE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id