comscore

Efek Pemilu, Bikin Omset Kendaraan Komersial Anjlok 20 Persen

Ekawan Raharja - 22 Mei 2019 10:59 WIB
Efek Pemilu, Bikin Omset Kendaraan Komersial Anjlok 20 Persen
periode Januari-April 2019, segmen light truk secara keseluruhan ada penurunan mencapai 10 persen, kemudian untuk medium truk terjadi penurunan hingga 20 persen.
Jakarta: Kondisi politik di Indonesia belakangan ini memang cukup panas, dan berimbas kepada industri otomotif. Bahkan para pemain kendaraan komersial juga mengakui kalau ada pengaruh antara kondisi politik dengan penurunan penjualan kendaraan komersial.

GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril, menjelaskan kondisi politik yang ada belakangan membuat daya beli menurun. Salah satu petinggi Isuzu ini merinci bahwa konsumen belakangan menahan pembelian kendaraan komersial sampai kondisi politik berangsur membaik dan kondusif.
"Hari ini sebenarya pasar komersial dengan yang kemarin turun sedikit. Ada perlambatan, menunggu urusan politik dan nanti proyek pemerintah jalan akan dongkrak lagi komersial," ujar Attias Asril Selasa Malam (21/5/2019) di Menteng Jakarta.

Dia memberi contoh untuk periode Januari-April 2019, segmen light truk secara keseluruhan ada penurunan mencapai 10 persen, kemudian untuk medium truk terjadi penurunan hingga 20 persen. 

"Ini periode empat bulan belakangan, dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu."

"Kalau kendaraan komersial itu dipengaruhi kondisi situasi bisnis. Kondisi pembanguanan naik, maka akan naik. Sama kalau ada gangguan ekonomi lambat, kendaraan komersial jatuh terasa turunnya. Fluktuasi tinggi," beber Attias Asril.

Attias Asril berharap rampungnya pemilihan presiden (plipres) ini bisa segera berakhir. Sehingga proyek pembanguan pemerintah bisa berjalan, dan mengkatrol kendaraan komersial.

Penjualan mobil di kuartal pertama 2019 terbilang kurang mengenakkan bagi industri otomotif. Bagaimana tidak, baru di awal tahun saja sudah ada penurunan sekitar 13 persen dibandingkan kinerja penjualan di 2018.
 
Menurut data wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan bermotor di kuartal pertama hanya 253.863 unit. Capaian ini turun dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 292.031 unit. Kemudian bila milirik ke penjualan Januari-April 2019 jumlahnya hanya 337.321 unit, dan terjadi penurunan 14,4 persen ketimbang periode yang sama 2018.
 
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, menilai kondisi ini dikarenakan sentimen politik di Indonesia. Mengingat di awal 2019 berlangsung pemilihan presiden dengan suhu yang cukup panas. 

(UDA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id