Komponen Otomotif

    Virus Corona Dipastikan Tak Pengaruhi Produksi Ban di Indonesia

    Ahmad Garuda - 21 Februari 2020 08:37 WIB
    Virus Corona Dipastikan Tak Pengaruhi Produksi Ban di Indonesia
    Produksi ban mobil tak kena dampak dari virus Corona. medcom.id/Ahmad Garuda
    Jakarta: Virus corona yang kian dikhawatirkan mengganggu industri otomotif global khususnya yang punya hubungan langsung dengan Tiongkok, sudah mulai terlihat. Bukan hanya pabrikan yang ada di sana, namun produsen otomotif nasional yang berhubungan langsung dengan negara tersebut pun langsung kena dampaknya.

    Namun untuk segmen ban kendaraan, dipastikan tidak akan berpengaruh besar di sistem produksinya. Hal ini ditegaskan langsung oleh Manager Training PT Sumi Rubber Industries (Dunlop) Indonesia, Bambang Hermanu Hadi soal kandungan material yang bisa didapat dari mana saja.

    "60 persen kandungan utama di ban itu adalah Silica. Dan material ini kami dapat dari berbagai negara termasuk Tiongkok. Lantaran bahan bakunya bisa didapat dari mana saja dan tidak harus dari Tiongkok, ya kami ambil dari mana saja. Apalagi sekarang lagi marak virus Corona," klaim Bambang.

    Ia juga menegaskan bahwa bahan baku utama ini dialokasikan untuk pembuatan ban karena terbukti mampu membuat hambatan gulir roda ke permukaan jalan itu jadi sangat kecil. Sehingga mereka memilih silica sebagai bahan utama campuran material di ban.

    Sementara untuk bahan baku lainnya seperti karet dan karbon yang menjadi pewarna untuk ban, juga tidak diambil dari negara-negara tersebut. Lantaran karet dan karbon masih bisa didapat dari pasar nasional.

    "Kita lihat saja, semoga ke depannya tidak berdampak lebih luas lagi ini virus Corona dan pasar otomotif global kembali membaik."



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id