Lalu Lintas

    Larangan Mudik, Kemenhub: Habis Liburan Kasus Harian Melonjak

    Ekawan Raharja - 01 Mei 2021 13:00 WIB
    Larangan Mudik, Kemenhub: Habis Liburan Kasus Harian Melonjak
    Ilustrasi kondisi terminal di Malang. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq



    Jakarta: Pemerintah sudah melarang mudik lebaran tahun ini agar penularan Covid-19 di kampung halaman. Bahkan apabila tidak ada larangan mudik, bisa saja ada penyebaran yang masif di berbagai daerah dan membuat 'tsunami' Covid-19.
     
    Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Wihana Kirana Jaya, menuturkan pemerintah sudah memutuskan pelarangan mudik selama 6-17 Mei 2021 untuk mengontrol pandemi Covid-19. Sebab, jika pandemi ini tak bisa dikontrol Indonesia akan rugi besar.
     
    "Kasus Covid-19 biasanya naik tajam selepas liburan tertentu. Contohnya, selama Lebaran 2020, kasus harian melonjak 93 persen, sedangkan kematian mingguan naik 66 persen. Pada libur akhir 2020, kasus harian melejit 78 persen, sedangkan kematian naik 46 persen," beber Wihana melalui jumpa pers virtual Jumat (30/4/2021).
     
    Oleh sebab itu, dia pun menyerukan kepada masyarakat untuk tidak mudik dan berlebaran di rumah saja. Selain itu, Wihana juga mengapresiasi kampanye-kampanye yang dilakukan oleh masyarakat mengenai larangan mudik, salah satunya Mudik Sehat dari Rumah yang diinisiasi oleh Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM).
     
    “Itu sebabnya, kampanye mudik sehat dari rumah ini cukup bagus karena ritual mudik tetap bisa dijalankan secara virtual, tanpa tatap muka, dan mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Kampanye ini harus disosialisasikan terus,” ujar Wihana.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id