Suzuki Masih Setia Edukasi Teknologi Hybrid

    Ahmad Garuda - 02 September 2019 17:34 WIB
    Suzuki Masih Setia Edukasi Teknologi Hybrid
    Suzuki masih setia melakukan edukasi terhadap teknologi hybrid di mobilnya. Suzuki
    Jakarta: Komitmen pemerintah menghadirkan elektrifikasi untuk industri otomotif nasional, direspon berbeda oleh industri terkait. Jika beberapa pabrikan percaya diri langsung menghadirkan produ kmobil listriknya di Indonesia seperti Nissan melalui Leaf atau BMW melalui i3, namun Suzuki punya cara tersendiri.

    Mereka masih konsentrasi memberikan edukasi melalui All New Ertiga berteknologi ramah lingkungan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) di Pameran dan Parade Kendaraan Bermotor Listrik. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada Sabtu (31/8/2019) itu, mengangkat tema ‘Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi’ dan berlangsung di Monas.

    “Pada 2017, kami telah meluncurkan New Ertiga Diesel Hybrid yang mengadaptasi teknologi SHVS dan menjadi yang pertama di kelasnya dalam hal teknologi ramah lingkungan. Kkini kami siap mendukung pemerintah menuju masa transisi era mobil listrik,” jelas 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Saputra melalui keterangan persnya.

    Apa itu SHVS?
    SHVS adalah teknologi mesin mild hybrid yang telah dikembangkan Suzuki secara global. Khusus di Indonesia, teknologi SHVS masih dalam tahap penelitian agar bisa disesuaikan dengan karakter dan kondisi jalanan di dalam negeri.

    Teknologi ini dibuat untuk sistem penggerak mesin dan telah dilengkapi dengan Integrated Starter Generator (ISG) sebagai pengganti alternator konvensional yang mampu memberikan dukungan tenaga pada mesin, sehingga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

    Dilengkapi Lithium Ion Battery yang dirancang untuk menyimpan tenaga yang dihasilkan oleh ISG dan akan digunakan ketika mesin membutuhkan dukungan tenaga. Teknologi SHVS ini mencakup efisiensi bahan bakar, ringan, dan kompak sehingga merupakan sistem yang ideal untuk mobil-mobil kompak.

    Cara Kerja Teknologi SHVS
    Teknologi SHVS memiliki sistem kerja yang sederhana. Diawali ketika kendaraan pada posisi berhenti serta pengemudi tidak menginjak pedal dan gigi pada posisi ‘N’ atau netral, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop yang berfungsi mematikan mesin, namun sistem kelistrikan tetap menyala.  

    Saat melakukan akselerasi awal, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan memberikan dukungan tenaga pada mesin. Ketika kendaraan dalam posisi melaju, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik, seperti lampu, audio, air conditioner, serta multi-information display.

    Artinya kerja mesin hanya akan dipusatkan untuk menghasilkan tenaga. Hal ini akan meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta meningkatkan performa saat berkendara.

    Ketika kendaraan melakukan deselerasi atau memperlambat laju, ISG secara otomatis akan mengubah energi kinetik yang dihasilkan putaran roda menjadi energi listrik yang akan mengisi daya baterai yang terdapat pada kendaraan dengan teknologi SHVS. Ketika mobil melakukan pengereman, pengisian daya listrik pada baterai akan semakin besar.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id