Mobil Listrik

    Mobil Listrik Tesla Dituduh Alat Mata-mata AS, Ini Jawaban Elon Musk

    Adri Prima - 22 Mei 2021 19:05 WIB
    Mobil Listrik Tesla Dituduh Alat Mata-mata AS, Ini Jawaban Elon Musk
    CEO Tesla, Elon Musk. (foto: Telegraph)



    Jakarta: Mobil listrik Tesla kini dilarang terparkir di area kantor-kantor pemerintahan Tiongkok. Hal ini berasal dari kekhawatiran pemerintah Tiongkok terhadap kamera di mobil Tesla yang bisa memata-matai aktifitas internal pemerintah. 

    Dilansir dari Reuters, bahwa staf di dua lembaga pemerintah telah diinstruksikan langsung untuk tidak memarkir Tesla mereka di tempat kerja.

     



    Ini adalah laporan kedua terkait larangan Tesla di instalasi pemerintah Tiongkok. Pada bulan Maret lalu, terungkap bahwa Angkatan Darat Tiongkok juga melarang Tesla memasuki kompleks perumahannya karena khawatir kamera Tesla digunakan untuk memata-matai. 

    Menanggapi isu ini, bos Tesla, Elon Musk buka suara dan membantah klaim bahwa mobil perusahaannya digunakan untuk memata-matai.

    "Ada dorongan yang sangat kuat bagi kami untuk sangat merahasiakan informasi apa pun," tegas Elon Musk. 

    "Jika Tesla menggunakan mobil untuk memata-matai di China atau di mana pun, kami akan ditutup," sambungnya.

    Isu ini jelas menghadirkan dilema tersendiri bagi Tesla, pasalnya produsen mobil listrik asal Amerika tersebut sedang memperluas pasarnya di negeri Tirai Bambu.

    Tiongkok sendiri saat ini menjadi market terbesar kedua Tesla yang menyumbang sekitar 30 persen dari penjualan. Isu ini akan memberi dampak buruk bagi eksistensi Tesla di Tiongkok ke depannya. 



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id