Industri Otomotif

    Gara-Gara Virus Korona, Nissan Berhenti Produksi

    Ekawan Raharja - 13 Februari 2020 08:27 WIB
    Gara-Gara Virus Korona, Nissan Berhenti Produksi
    Nissan adalah pabrikan pertama di Jepang yang menghentikan produksi karena Virus Korona. Nissan
    Jakarta: Virus Korona yang menjangkiti masyarakat di Tiongkok, dan kemudian menyebar ke beberapa negara, membuat pemerintah setempat membatasi aktivitas warganya, terkhusus yang berada di wilayah Wuhan. Efeknya banyak industri yang terhenti, termasuk industri otomotif, dan Nissan yang berada di Jepang sampai merasakannya.

    Nissan harus menghentikan produksi di pabrik mereka yang terletak di Kyushu, Jepang, karena virus Korona. Bukan karena masyarakat di sana terkena virus tersebut, tetapi pasokan komponen untuk membuat mobil terhenti sehingga produksi mobil tidak bisa dilanjutkan.

    Disebutkan Nissan kini kesulitan mendapatkan part mobil yang selama ini diimpor dari Tiongkok. Bahkan bisa dibilang, Nissan adalah pabrikan pertama di Jepang yang menghentikan produksi karena Virus Korona.

    Akibat penundaan ini, diperkirakan akan ada 3.000 unit mobil yang terhambat produksinya. Pabrik Nissan di Kyushu tersebut diketahui memproduksi Serena dan Rogue Sport untuk pasar Amerika Serikat. Pada tahun fiskal 2018 saja, pabrik ini menghasilkan 434.000 unit kendaraan.

    Sampai saat ini belum ada pernyataan dari pihak Nissan Jepang terkait kondisi ini. Nissan kabarnya juga akan menunda produksi mobilnya yang ditujukan untuk ekspor paling tidak sampai 17 Februari.

    Sebelumnya, Hyundai juga mengambil langkah serupa dengan menghentikan sementara proses produksi mobil mereka di Pyeongtaek, Korea Selatan, karena ketiadaan suku cadang kelistrikan yang didatangkan dari Tiongkok. Penghentian sementara produksi ini akan berlangsung sejak 4 Februari hingga 12 Februari.

    Memang belum diketahui kapan aktivitas di Tiongkok bisa kembali pulih, dan menunjang produksi industri otomotif global. Mengingat virus Korona masih merajalela dan pemerintah setempat masih membatasi aktivitas masyarakatnya untuk mengurangi penyebaran virus.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id