Ini Penyebab Mobil Warna Putih Gampang Kekuningan dan Kusam

    M. Bagus Rachmanto - 21 November 2019 09:26 WIB
    Ini Penyebab Mobil Warna Putih Gampang Kekuningan dan Kusam
    Nano ceramic banyak dipilih sebagai bahan dasar coating untuk perawatan terbaik bodi mobil. HDCarCareBekasi
    Jakarta: Penampilan mobil dengan cat yang kinclong dan mulus tentu memanjakan mata bagi yang melihatnya. Namun bagaimana menjaga cat mobil agar tidak cepat kusam meski terkena sinar matahari?.
     
    Rangga Nuansa, pemilik bengkel di Serang Banten, menjelaskan salah satu penyebab cat mobil cepat kusam adalah sinar matahari. Mobil yang dijemur di bawah matahari secara langsung menyebabkan mobil lebih cepat kusam.
     
    "Mobil kalau keseringan dijemur siang hari bolong, akan lebih cepat kusam. Sinar matahari bikin cat mobil kusam," terang pria yang sering dipanggil Angga.

    Untuk menjaga kondisi cat lebih awet, Angga menyarankan untuk memarkir kendaraan di tempat yang teduh. Hal ini untuk menghindari paparan secara langsung sinar matahari yang lama kelamaan dapat merusak lapisan cat mobil.

    Untuk perawatan ekstra dan hasil yang optimal, pria rama ini juga menyarankan untuk memoles mobil dengan pelindung cat (wax). Memoles mobil dengan wax secara rutin dapat melindungi mobil dari sinar ultraviolet.
     
    "Rajin-rajin saja mobilnya di lap dengan wax. Kalo perlu seminggu sekali di lap mobilnya, biar tetap mengkilap."

    Dari keterangan owner auto detailing HD Car Care Bekasi, Daniel Sutrisno, kenapa mobil warna putih bisa jadi cepat kuning, dan warna hitam jadi cepat kusam? Menurutnya ada beberapa faktor penyebabnya, yaitu mobil jamuran, mobil masuk kotoran dan mobil baret-baret halus. 

    "Itu pasti bikin mobil berubah warna jadi kusam," kata Daniel kepada Medcom.id beberapa waktu lalu.

    Lebih lanjut Ia menjelaskan kotoran yang mengendap di bodi akan membuat jadi jamur, sedangkan baret-baret bisa disebabkan karena teknik mencuci mobik yang tidak benar. 
    Untuk mencegah dan meminimalisir hal itu terjadi, kata Daniel, ada beberapa manfaat yang didapat jika mengaplikasikan nano coating pada mobil atau sepeda motor. Yakni membuat tampilan bodi akan terlihat basah (deep wet look). Pasalnya warna bodi mobil atau motor yang sudah kusam, kembali seperti baru setelah proses detailing dan pelapisan nano caoting, sehingga nampak glossy.
     
    Manfaat lainnya adalah meminimalisir goresan akibat debu dan krikil kecil. Baret halus seperti swirl mark atau tanda pusaran akan hilang dan proteksi dari natural acid, seperti air hujan, kotoran burung, getah, air tanah dan lainnya. Sehingga tak ada water spot dan perubahan warna.

    "Nano coating itu proses. Kita hilangkan baretnya dulu, kemudian kotorannya. Kalau  pernisnya sudah cakep dan gak ada baret di atasnya. baru kita masukin nano coating diatasnya. nano coating itu kan cairan, ketika diplikasikan di atas di permukaan pernis dia akan menyerap. Pernis itu rongga-rongganya lebih lebar. Kalau urutannya itu plat mobil, kemudian cat, setelah itu baru ada pernis, makanya mobil keliatan glossy karena clear coatnya. Cuma clear coat ini tidak long last alias tahan lama. dan patikelnya tidak sekecil nano coating, nah di situ nano coating masuk, untuk menutup pertikel pernis yang punya rongga lebih lebar," pungkas Daniel.  
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id