Peristiwa Unik

    Ada Rekayasa Anak Bangsa di Balik Honda CR-V Gen 1

    Ekawan Raharja - 26 Januari 2020 18:55 WIB
    Ada Rekayasa Anak Bangsa di Balik Honda CR-V Gen 1
    Honda CR-V Gen 1. Ben
    Bandung: CR-V merupakan slaah satu model global yang sudah muncul sejak 1995, dan kemudian masuk ke Indonesia pada tahun 2000. Uniknya ketika masuk ke tanah air, sport utility vehicle (SUV) ini mendapatkan sedikit modifikasi agar sesuai dengan kondisi regulasi dan karakteristik masyarakat di Indonesia.

    Sejatinya, mobil ber-body Cross Country tersebut di desain dengan konfigurasi lima orang penumpang. Namun ketika masuk ke Indonesia dan dijajakan, mobil ini berubah menjadi untuk tujuh orang penumpang. Penambahan seat ada di bagian belakang (ruang bagasi), yang sejatinya diisi untuk meletakan meja kecil.

    Bussines Innovation & Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy,  mengakui ubahan ini memang khusus dan hanya ada di Indonesia saja. “Ada hasil kreasi anak bangsa +62 yang menempel di desain khusus CR-V Gen 1 untuk pasar Indonesia,” ungkap Billy.

    Ada Rekayasa Anak Bangsa di Balik Honda CR-V Gen 1

    “Kebetulan saat itu sekitar akhir tahun 1990-an dan awal 2000-an, saya masih berkiprah di bagian Research and Development (RnD) PT HPM untuk pengembangan produk. Ketika itu berdasarkan riset internal kami, tercetus ide mewujudkan dan memulai memasarkan kendaraan SUV yang berbasis pada kendaraan keluarga yang mampu memuat 7 penumpang.”

    Ketika akan memasukan CR-V ke Indonesia, ada dua permasalahan yang menghadang mobil ini. Secara regulasi posisi lampu belakang CR-V dinilai terlalu tinggi, dan saat itu terdapat pajak yang lebih menguntungkan jika mobil memiliki konfigurasi tujuh orang penumpang.

    Akhirnya Billy mencetuskan ide menambah dua kursi belakang dengan posisi saling berhadap-hadapan dan bisa dilipat agar tetap menjadi bagasi. Dua kursi tambahan mungil ini juga tidak dilengkapi dengan sabuk pengaman karena di kala itu belum ada peraturan yang mengatur penggunaan sabuk pengaman untuk penumpang di belakang.

    Ada Rekayasa Anak Bangsa di Balik Honda CR-V Gen 1

    Soal lampu belakang, kondisi lampu berada di pilar D yang ketinggiannya lebiih dari 120 cm dari permukaan tanah dan hal ini ada peraturannya. Sehingga Billy dan tim akhirnya menambahkan di bagian bumper yang berfungsi sebagai lampu bukan reflektor, dan ini sesuai dengan regulasi dari pemerintah.

    “Orang Jepangnya pun sampai geleng-geleng kepala melihat kreativitas kami yang tidak menyalahi standar baku produksi CR-V. Sehingga layak dijual di sini,” senyum Billy



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id