Safety Riding

    Kepemilikan SIM Seharusnya Bukan Berbasis Pengalaman

    Ekawan Raharja - 29 Desember 2019 12:17 WIB
    Kepemilikan SIM Seharusnya Bukan Berbasis Pengalaman
    Mendapatkan SIM di Indoensia tidak sesulit mendapatkan SIM di luar negeri. Medcom.id/Ahmad Garuda
    Jakarta: Lalu lintas di Indonesia termasuk cukup padat dan kusut karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan. Memang banyak penyebab lalu lintas di Indonesia menjadi mengerikan, salah satunya adalah kemudahan dalam mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

    Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan untuk mendapatkan SIM di Indonesia terbilang cukup mudah jika dibandingkan di luar negeri. Pria yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia safety riding dan safety driving ini menilai cara mendapatkan SIM di Indonesia berbeda dengan cara mendapatkan SIM di luar negeri, sebagai contohnya di Amerika Serikat.

    "Kalau di luar negeri, untuk mendapatkan SIM harus melalui sekolah, sedangkan di Indonesia berdasarkan pengalaman. Itu saja sudah salah," ungkap Jusri Pulubuhu kepada Medcom.id Sabtu (28/12/2019) di Jakarta.

    Menurutnya jika melalui sekolah mengemudi yang baik dan benar, maka pemilik SIM akan mendapatkan pengetahuan, skill, dan Etika. Hal ini penting dimiliki pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor karena akan menjadi dasar dan pedoman selama perjalanan.

    Sebagai contoh, pengemudi yang memiliki pengetahuan maka akan mengetahui bagaimana mengatasi suatu kondisi dengan baik dan benar. Dia akan mengetahui akan menggunakan rem, kapan menggunakan engine brake, atau mengurangi akselerasi kendaraan. Berbeda dengan pengendara/pengemudi yang mengemudi berdasarkan pengalaman, bisa saja dalam suatu kondisi yang sama maka mereka akan melakukan reaksi yang berbeda.

    Kemudian skill ini berkaitan dengan kemampuan mengemudikan kendaraan di lapangan. Menerapkan pengetahuan yang dimiliki dan kemudian diterapkan selama menjalankan kendaraan.

    "Sedangkan etika adalah bersikap di jalan raya. Kita lihat banyak sekali yang melanggar lalu lintas karena mereka tidak memiliki etika berkendara," jelas Jusri.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id