Ini yang Bikin Harga Perawatan Mobil Konvensional dan Hybrid Berbeda

    Ekawan Raharja - 10 Oktober 2019 07:59 WIB
    Ini yang Bikin Harga Perawatan Mobil Konvensional dan Hybrid Berbeda
    Filter pendingin baterai mobil Toyota C-HR Hybrid. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Banyuwangi: Dimulainya era kendaraan listrik sudah mulai terasa di Indonesia, salah satunya dengan masuknya sejumlah kendaraan listrik. Toyota sebagai salah satu merek mobil yang menawarkan mobil listrik berteknologi hybrid, juga sudah mempersiapkan layanan purna jual untuk mobil hybrid.
     
    Deputy Division Head Marketing Planning Division PT Toyota Astra Motor (TAM), Andri Widiyanto, bercerita sisi layanan purna jual menjadi salah satu pertimbangan konsumen sebelum membeli mobil listrik. Akibat pengetahuan yang masih kurang, ada konsumen yang mengkhawatirkan perawatannya jauh merepotkan dan memakan biaya yang besar.
     
    "Kami bisa buktikan bahwa perawatan mobil hybrid tidak berbeda jauh dengan yang non hybrid," ungkap Andri Widiyanto Rabu (9/10/2019) di Banyuwangi Jawa Timur.
     
    Kepala Bengkel Auto2000 Banyuwangi, Faozan, dikesempatan terpisah menjelaskan pada dasarnya perawatan mobil hybrid hampir sama dengan kendaraan konvensional. Beberapa aspek perawatan tidak ada yang berbeda seperti bagian mesin, sasis, dan kelistrikan. Sedangkan untuk khusus untuk mobil hybrid ada penambahan pengecekan bagian yakni filter pendingin baterai. Mengingat baterai ini memiliki ukuran yang besar, dan harus dijaga kondisinya agar tetap dingin.
     
    "Untuk service berkala, mobil hybrid kita tambahkan pengecekan filter pendingin baterai. Kalau untuk Toyota C-HR Hybrid posisinya ada di belakang jok sebelah kanan," ucapnya di dalam bengkel Auto2000 Banyuwangi.
     
    "Hybrid ini kan mesinnya ada dua, jadi ada komponen pendingin baterai yang harus diperhatikan. Karena baterai ini kan voltasenya tinggi jadi sangat panas. Jadi hanya ini penambahan pengecekan di hybrid," lanjut Faozan.
     
    Dia menuturkan bahwa pengecekan ini akan dilakukan setiap enam bulan sekali. Kemudian untuk masa pergantiannya, akan dilakukan per 40 ribu kilometer dengan biaya komponen sekitar Rp 125 ribu.
     
    Sedangkan untuk baterai diberikan garansi hingga lima tahun atau 150 ribu kilometer. sehingga konsumen bisa tenang dalam menjaga kondisi baterai mobil hybrid.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id