Industri Otomotif

    Tiga Tahun Jualan, DFSK Super Cab Laku 3.417 Unit

    Ekawan Raharja - 04 Februari 2020 11:00 WIB
    Tiga Tahun Jualan, DFSK Super Cab Laku 3.417 Unit
    DFSK SUper Cab. DFSK
    Jakarta: Persaingan segmen kendaraan komersial ringan, khususnya pikap, di Indonesia memang cukup sengit dengan didominasi oleh Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max. Kemudian mucul di 2017 DFSK yang menawarkan Super Cab dan nyatanya bisa mencuri perhatian konsumen di tanah air.

    Merek asal Tiongkok ini mengklaim mendapatkan penerimaan yang baik dari konsumen di tanah air. Sebagai pembuktian 3 tahun perjalanan di tanah air, Super Cab sudah terjual hingga 3.417 unit. Bahkan bila merujuk kepada penjualan selama satu tahun penuh di 2019, Super Cab terjual mencapai 2.042 unit dan mengalami kenaikan sebesar 67 persen dari tahun sebelumnya.

    “DFSK memulai perjalanan di Indonesia dengan meniagakan kendaraan komersial Super Cab yang kini semakin baik dan bisa diterima oleh konsumen di tanah air. Hal ini tidak terlepas dari DNA Super Cab yang memang dirancang khusus untuk pasar Indonesia dan menjadi blueprint pabrik DFSK di Cikande,” ungkap PR & Digital Manager PT Sokonindo Automobile, Arviane D Bahar, melalui keterangan resminya.

    Sebagai contoh DNA yang memang didesain khusus sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia terlihat dari rancang bangun kendaraan yang cocok untuk kontur jalanan dan suasana di Indonesia yang beraneka ragam, mulai dari jalanan tidak rata, kontur jalanan yang berbukit, sampai kondisi lalu lintas yang padat. Selain itu bak belakang berukuran 2,310 mm x 1,670 mm x 340 mm (PxLxT) dan mempunyai kapasitas daya angkut hingga 1.399 Kilogram siap membawa lebih banyak barang bawaan dengan stabil dan kokoh.

    Kemudian, merek muda di Indonesia ini juga menawarkan dua jenis mesin yang menjadi pembeda dibandingkan dua kompetitornya tersebut. Super Cab tersedia dalam pilihan mesin bensin DK15 1.500 cc bertenaga 102 daya kuda dan torsi 140 Nm yang handal untuk area perkotaan, atau mesin 1.300 cc turbodiesel yang hadir dengan torsi lebih kuat 190 Nm dan tenaga 75 daya kuda untuk kontur jalan perbukitan.

    “Semua keunggulan dan kemampuan yang ditawarkan oleh Super Cab membuat kendaraan komersial ini tidak hanya diterima oleh konsumen di tanah air, namun juga sampai ke mancanegara. Tahun lalu kami sudah melakukan ekspor Super Cab ke Filipina dan kerja sama ini akan berlanjut juga di tahun 2020,” ucap Arviane.

    Melihat manisnya penjualan di segmen komersial, pabrikan yang memiliki pabrik di Cikande, Serang, Banten ini tergiur untuk melakukan ekspansi di segmen tersebut. Mereka berencana untuk menambah lini kendaraan mereka di kendaraan komersial untuk kebutuhan lainnya.

    "Kami melihat banyak banyak celah-celah di segmen ini yang belum dimaksimalkan untuk merasakan manfaat dari teknologi yang ditawarkan oleh DFSK. Di tahun 2020, kami bertekad untuk memperluas konsumen kami di segmen kendaraan komersial dengan menghadirkan model-model baru yang akan menjadi solusi kebutuhan di berbagai sektor usaha," pungkas Arviane.

    Angka ini memang masih kecil jika dibandingkan dengan penjualan pickup merek Suzuki atau Mitsubishi, namun untuk ukuran pabrikan baru di Indonesia, angka ini cukup fantastis. DFSK tinggal melakukan sedikit usaha besar untuk menggenjot penjualannya agar lebih baik lagi.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id