Waspada Penyebab Rem Mobil Berdecit

    M. Bagus Rachmanto - 20 November 2019 12:10 WIB
    Waspada Penyebab Rem Mobil Berdecit
    Mencegah piringan tergores jangan tunda ganti kampas rem. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
    Jakarta: Bukan rahasia lagi jika penggunaan komponen pengereman di mobil bertransmisi otomatis cenderung lebih pendek dibandingkan pada mobil tipe manual. Lantaran peranti ini lebih berfungsi dalam situasi lalu lintas stop & go atau deselerasi ketimbang mobil bertransmisi manual.
     
    Menurut Fahmi pebengkel mobil di bilangan Bekasi Timur, Jawa Barat, ini menjadi alasan betapa pentingnya melakukan pengecekan rutin pada sistem pengereman mobil bertransmisi otomatis. Terlebih saat mobil usia digunakan dalam perjalanan panjang dan dalam kondisi macet seperti di musim libur lebaran baru-baru ini.
     
    Merujuk usia pakai yang telah dianjurkan pabrikan, rata-rata kampas rem mobil matic mampu menempuh jarak hingga 35-40 ribu kilometer. Ini hanya setengah dari usia pakai kampas rem mobil manual yang bisa mencapai 60-70 ribu kilometer. Usia pakai juga dipengaruhi gaya mengemudi.

    Dikatakan ada dua masalah yang biasanya membuat rem berdecit. Pertama ada kotoran di antara kampas dan cakram, dan kedua kampas langsung bergesekan dengan cakram. Jika mendengarkan suara decitan, Anda bisa langsung memeriksanya dengan cara membuka ban. Kemudian lihat ketebalan kampas rem dari celah di bagian tengah kaliper.

    Namun bila sulit untuk membuka ban dan memeriksa di bawah kolong bodi, ada cara lainnya. Cukup dengan cara membuka kap mesin dan memeriksa ketinggian volume minyak rem di wadahnya. Jika kondisi minyak berada di bawah ambang batas tengah wadah, ada indikasi kampas rem sudah menipis atau habis. Tapi sebelum memvonisnya, pastikan tidak ada kebocoran minyak rem di semua peranti komponen pengereman.
    Ini Penyebab Kampas Rem Mobil Matic Cepat Habis
    Minyak rem di tabung pengisian berkurang tanda kampas rem mobil matic sudah tipis atau habis.
     
    “Tanda-tanda kampas rem mobil matic sudah tipis atau habis, minyak rem di tabung pengisian berkurang (jika tidak ada kebocoran), rem bergetar, terdengar suara gesekan besi dengan besi saat mengerem, dan pedal rem yang semakin dalam,” kata Fahmi.
     
    Tanda kampas rem aus bisa dilihat dari keluarnya sisa kotoran kampas rem, yang biasanya terlihat dan menempel di pelek mobil. Jika mobil matic berpenggerak roda depan, maka sisa kotoran kampas rem banyak terlihat di pelek depan, pun sebaliknya.
     
    Agar tidak merembet ke komponen cakram/piringannya, Fahmi menyarankan agar segera melakukan penggantian kampas rem jika sudah aus. Sebab jika ditunda bisa bikin cakram/piringan tergores dan akan membuat pengereman tidak optimal. Selain itu akan memperpendek usia kampas rem yang baru dipasang.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id