Lalu Lintas

    Gara-Gara Lockdown, Pengemudi Semakin Agresif

    Ekawan Raharja - 07 Oktober 2020 15:00 WIB
    Gara-Gara Lockdown, Pengemudi Semakin Agresif
    New Toyota Supra di jalan. Toyota
    Amerika Serikat: Pandemik Virus Korona yang menyerang di seluruh negara membuat banyak kebiasaan-kebiasaan berubah, termasuk cara mengemudi. Bahkan ada pihak yang mengklaim para pengendara di jalan raya kini menjadi berbahaya.
     
    Dikutip dari Motor1, studi yang dilakukan Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) menunjukan pengendara di jalan raya kian agresif. Hal ini kemudian diikuti dengan jumlah angka kematian di jalan raya yang meningkat di paruh pertama tahun 2020.
     
    Mereka menilai kebijakan lockdown yang sempat dilakukan Pemerintah Amerika Serikat menjadi salah satu penyebabnya. Keterbatasan mereka di jalan membuat aktivitas mereka terburu-buru, dan membuat mengemudi juga terburu-buru.
     
    Lalu lintas yang relatif lebih lengang membuat pengemudi bisa memacu kendaraannya lebih kencang. Efeknya adalah kecelakaan dan korban meninggal di jalan raya meningkat.
     
    Laporan NHTSA menyebut, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas menjadi 16,6 persen pada paruh pertama 2020 karena pembatasan aktivitas masyarakat. Statistik NHTSA menunjukkan, tingkat kematian per 100 juta mil perjalanan menjadi 1,42.
     
    Angka ini terbilang yang tertinggi dalam 15 tahun ke belakang. NHTSA menilai pengemudi mengambil resiko besar ketika mereka berada di jalan raya.
     
    Sebagai pembanding saja di periode yang sama di tahun 2019, angka kecelakaan lalu lintas sebenarnya sempat turun 2 persen. Kemudian rasio tingkat kematian yang ditentukan oleh jumlah kematian per 100 juta mil kendaraan yang ditempuh (VMT) juga turun sedikit menjadi 1,10.


    (ERA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id