Industri Otomotif

    Diskon Besar Bukan Solusi Dongkrak Penjualan Mobil

    Ekawan Raharja - 22 Juni 2020 10:29 WIB
    Diskon Besar Bukan Solusi Dongkrak Penjualan Mobil
    Daihatsu tidak akan memberikan diskon besar-besaran untuk mobil mereka. Lampost.co/Effran Kurniawan
    Jakarta: Kondisi pasar penjualan mobil baru di Indonesia sekarang ini memang sedang tertekan karena Pandemik Covid-19. Para produsen mobil pun mengeluarkan berbagai kebijakan untuk bisa mengatrol penjualannya agar tidak terpuruk terus, salah satunya dengan memberikan diskon.
     
    Diskon merupakan salah satu strategi untuk menarik minat konsumen untuk membeli mobil baru karena harga yang ditawarkan lebih murah. Meski demikian, diskon besar-besaran diakui oleh Daihatsu bukan menjadi solusi sekarang ini untuk mendongkrak penjualan otomotif.
     
    Buang diskon besar-besaran tidak akan memperbesar pasar mobil baru selama daya beli yang ditunjukkan oleh GDP (Gross Domestic Product/Pendapatan Domestik Bruto) belum naik. Buang diskon seberapa besar pun tak akan membuat orang belu mobil karena itu harus disertai kemampuan,” jelas Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, melalui webinar.
     
    Amelia menjelaskan lebih lanjut bahwasanya kondisi sekarang ini melemah karena daya beli masyarakat sedang tidak baik. Bahkan di akhir kuartal 2020, diperkirakan pertumbuhan ekonomi minus 3,4 persen. Sehingga memberi diskon besar pun dianggap percuma.
     
    Selain itu memberikan diskon secara besar-besaran akan membuat dealer semakin sulit. Mengingat semakin besar diskon yang diberikan maka semakin kecil keuntungan yang diambil oleh pihak dealer.
     
    “Mereka juga harus dijaga supaya sehat. Jualan turun tapi mereka tetap harus lakukan pembiayaan OPEC-nya. Agar kesehatan cabang Astra dan dealer-dealer lain sehat, harus dijaga besaran diskonnya,” terang Marketing and CR Division Head PT Astra International – Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso, di kesempatan yang sama.
     
    Hendrayadi tidak menampik bahwasanya diskon mobil Daihatsu memang tetap diberikan kepada konsumen. Namun dengan catatan diskon yang diberikan ini masih dalam kondisi wajar dan normal.
     
    “Normal-normal saja. Diskon yang diberikan saat ini sesuai dengan yang seharusnya diberikan di pasar, tak jor-joran. Kalau diskon besar-besaran, pasar tetap lagi turun. Jadi kami tetap harus selektif memberi diskon,” ucap Hendrayadi.
     
    Jenama asal Jepang itu juga mempresentasikan data penjualan dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) dimana sekarang ini penjualan otomotif hingga akhir Mei 2020 di kisaran 260 ribu, dengan penjualan di bulan Mei 2020 hanya 17 ribu unit. Bahkan perlu digaris bawahi sejak Pandemik Covid-19 ramai di Indonesia di awal Maret hingga Mei, penjualan otomotif terus mengalami penurunan.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id