Mobil Konvensional Dilarang Jualan 2050, Hyundai: Kami Game Changer

    Ekawan Raharja - 28 Oktober 2021 16:00 WIB
    Mobil Konvensional Dilarang Jualan 2050, Hyundai: Kami Game Changer
    Hyundai Ioniq 100 persen bertenaga listrik. Hyundai



    Jakarta: Pemerintah memiliki rencana untuk menghentikan penjualan mobil konvensional pada tahun 2050, dengan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) mencapai 87 persen. Hal ini kemudian menarik perhatian Hyundai sebagai salah satu produsen mobil yang kini sedang membangun pabrik di Indonesia.
     
    Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Makmur, menjelaskan mereka memiliki visi yang sama terhadap rencana pemerintah. Dia pun mengakui siap mendukung rencana pemerintah dalam mengurangi emisi gas karbon secara bertahap.
     
    "Saya yakin pemerintah mengeluarkan itu pasti ada semacam review atau survey dan telah mempelajari hal tersebut. Cuma apapun yang pemerintah siapkan kita pasti akan dukung," ungkap Makmur di JIEXpo Kemayoran Jakarta.
     
    Dia menjelaskan bahwa merek mereka sudah siap untuk era mobil listrik. Bahkan pihak global juga sudah memperkenalkan sejumlah teknologi yang dimiliki pabrikan kepada pemerintah melalui pameran The Future Electric Vehicle Ecosystem for Indonesia yang berlangsung pada 25-26 Oktober 2021 di JIEXpo Kemayoran.
     
    Saudara dari Kia ini sudah menghadirkan 2 model mobil listrik yang sudah dipasarkan di dalam negeri, model Ioniq dan Kona. Bahkan untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun depan di Bali, mereka mempersiapkan Genesis G80 sebagai kendaraan resmi para petinggi negara yang hadir.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id