Penjualan Kendaraan

    Syarat Beli Mobil Diperketat, Begini Trik Dealer Cegah Kredit Macet

    Ahmad Garuda - 02 Mei 2020 17:21 WIB
    Syarat Beli Mobil Diperketat, Begini Trik Dealer Cegah Kredit Macet
    Jaringan penjualan kendaraan perketat syarat untuk konsumen yang ingin beli mobil. Dok MI
    Jakarta: Penjualan kendaraan seperti mobil di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) karena ditetapkan sebagai pandemik Covid-19 saat ini, dirasakan kian sulit bagi industri otomotif nasional. Mayoritas jaringan penjualan kendaraan pun mulai melakukan strategi penjualan secara online dan memperketat beberapa hal.

    Di antaranya adalah proses survei data calon pelanggan yang akan membeli kendaraan dalam masa-masa sulit ini. Dalam hal pengetatatan tersebut, histori pembayaran hingga kegiatan perbankan seseorang benar-benar akan jadi patokan.

    "Trik penjualan kendaraan mau tidak mau harus bertransformasi ke model digital seperti yang saat ini kami lakukan. Kami mulai melakukan penjualan yang lebih intens melalui website dan tentunya mengubah strategi pelayanan kepada calon konsumen. Termasuk di antaranya adalah memperketat proses kredit kendaraan untuk meminimalisir kredit macet oleh konsumen. Hal inilah yang kemudian kami sebut sebagai konsumen berkualitas," klaim Co-Founder & Director of Arista Group, Ali Hanafiah saat meluncurkan trik baru penjuaan mereka secara digital.

    Ia melanjutkan bahwa cara lain yang mereka lakukan adalah besaran uang cicilan yang dipastikan tidak lebih dari sepertiga penghasilan bulanan yang diterima calon konsumen. Menurutnya ini juga menjadi kunci agar konsumen bisa taat melakukan pembayaran kredit mereka.

    Proses penjualan seperti ini, diyakini tak berbeda jauh dengan strategi yang mereka lakukan secara offline. Tapi dengan strategi yang menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada saat ini. Tinggal membuat orang mulai menyesuaikan pembelian kendaraan dengan dengan persyaratan yang lebih ketat.

    "Jika semua proses ini dapat dipastikan, maka proses penjualan akan berlangsung dengan baik. Terutama untuk meminimalisasi tunggakan pembayaran atau kredit macet sekalipun."

    Tenaga Sales Offline Tetap Bekerja

    Ada satu hal yang turut jadi perhatian besar ketika penjualan secara digital bekerja dengan baik. Yaitu tenaga penjual yaitu sumber daya manusia, tidak akan terpakai lagi. Menurut Ali, itu tidak akan terjadi di jaringan penjualan Arista Group. Grup yang menjual beberapa merek kendaraan (multibrand) itu, mereka tetap memerlukan tenaga manusia untuk memproses atau untuk melakukan survei serta memutuskan seorang konsumen layak mendapatkan paket pembelian secara kredit atau tidak.

    "Tenaga penjual akan tetap kami pertahankan karena itu adalah bagian dari proses penbelian kendaraan hingga sampai ke tangan konsumen. Ini menjadi hal yang penting dalam proses penjualan, juga untuk memberikan keyakinan kepada konsumen bahwa pelayanan dilakukan dengan baik."

    Selain Arista Group, beberapa dealer khusus kendaraan seperti yang berada di bawah Astra juga sudah berkomitmen untuk melakukan penjualan secara digital. Tentu ini cara baru yang harus diadaptasi oleh calin konsumen, agar nantinya merasa tetap aman dalam melakukan transaksi secara digital.

    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id