Tips Knowledge

    Modifikasi Plat Nomor Kendaraan? Pahami Aturannya

    M. Bagus Rachmanto - 27 Februari 2020 12:40 WIB
    Modifikasi Plat Nomor Kendaraan? Pahami Aturannya
    Ilustrasi. ANTARA FOTO/R. Rekotomo
    Jakarta: Plat nomor jadi perangkat wajib yang harus selalu terpasang pada mobil ataupun sepeda motor. Kendaraan dengan plat nomor modifikasi jelas melanggar undang-undang. Sanksi bagi pelanggar, yakitu denda Rp500 ribu atau kurungan dua bulan.
     
    Nyatanya, masih banyak kendaraan dengan pelat nomor polisi modifikasi melaju di jalanan. Menariknya, pada salah satu kebijakan tersebut dinyatakan bahwa pelat nomor tidak boleh dimodifikasi atau mengubah bentuk, warna, tulisan, maupun ditempeli stiker atau logo yang tidak resmi. Berlakukah undang-undang dan sanksi tersebut?
     
    Aturan tidak dibolehkan menggunakan pelat nomor modifikasi jelas tertuang di Undang -undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 280.

    Bunyinya: Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dipasangi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat (1) dipidana dengan kurungan 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

    Polda Metro Jaya mengimbau agar pengendara tidak menggunakan pelat nomor polisi modifikasi. Biasanya, pemilik kendaraan memodifikasi pelat nomor sehingga bisa menjadi sebuah kata dan bisa dibaca. Bila pelat nomor polisi Anda rusak atau angka-angkanya sudah tidak tampak, bisa meminta pengganti di Kantor Samsat terdekat.
     
    Mengenai plat nomor unik yang modifikasi sudah diatur dan dibuatkan undang-undangnya. Aturan tidak dibolehkan menggunakan pelat nomor modifikasi jelas tertuang di Undang -undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 280.

    Biaya penerbitan 'nomor cantik' pada penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) sudah diatur Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016. PP tersebut digunakan di lingkungan polri sebagai pengganti PP Nomor 50 Tahun 2010.
     
    Besaran biaya untuk nomor cantik satu angka tidak ada huruf di belakang adalah Rp20.000.000. Satu angka dengan huruf di belakang Rp15.000.000. Dua angka tidak ada huruf di belakang Rp15.000.000. Dua angka ada huruf di belakang Rp10.000.000.
     
    Tiga angka tidak ada huruf di belakang Rp10.000.000. Tiga angka dengan huruf di belakang Rp7.500.000 juta.Empat angka tidak ada huruf di belakang Rp7.500.000. Empat angka dengan huruf di belakang Rp5.000.000. Pembayaran PNBP nopol melalui loket bank sudah disediakan. 
     
    Dalam aturan tersebut juga dijelaskan jika masa berlaku NRKB hanya lima tahun. Setelah lima tahun berlalu, pemilik harus membayar ulang sesuai aturan jika ingin tetap menggunakan NRKB tersebut.

     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id