Kenali Penyakit Pedal Kopling Bergetar

    M. Bagus Rachmanto - 20 November 2019 07:28 WIB
    Kenali Penyakit Pedal Kopling Bergetar
    Pedal kopling yang bergetar bisa menjadi tanda ada komponen di kopling yang mulai lemah. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Bagi pengguna mobil bertransmisi manual, pedal kopling sudah menjadi teman sehari-hari ketika mengemudi. Sebagai pengemudi tentu harus paham kondisi yang terjadi di kopling, salah satunya adalah pedal kopling yang bergetar.
     
    Hal ini dapat dirasakan ketika lepas pedal kopling saat mobil mulai bergerak. Di sinilah beban yang berat untuk kinerja kopling, dikutip dari Astraworld.
     
    Bergetarnya pedal kopling akan mengurangi kenyamanan pengguna dan dapat mempercepat kelelahan pada kaki pengemudi. Jika dibiarkan secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

    Ada beberapa penyebab pedal kopling bergetar. Beberapa komponen yang berkaitan dengan kopling bisa saja sudah lemah dan waktunya untuk diganti.
     
    Seperti contoh fly wheel yang tidak rata, sehingga saat berputar dan bersinggungan dengan pelat kopling tidak bergesekan dengan seluruh permukaannya. Kemudian bisa diperiksa juga cover clutch yang sudah melemah, sehingga saat ditekan secara mekanisme oleh pedal kopling menyebabkan getar yang merambat sampai di pedal kopling.
     
    Pegas di plat kopling yang sudah merenggang atau melemah sehingga saat plat kopling bekerja tidak dapat diredam oleh pegas plat kopling dan menyebabkan getaran. Kekencangan baut cover clucth yang tidak merata sehingga saat behubungan dengan plat kopling dapat menyebabkan getaran terutama saat pedal kopling sedang diinjak.
     
    "Ada beberapa sebab yang membuat pedal kopling terasa berat. Berdasarkan pengalaman saya, paling sering karena kurang perawatan dan perilaku mengemudi yang salah ketika menginjak kopling," terang Fahmi, pemilik bengkel mobil Fahmi Jaya Motor, kepada Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.
     
    Selain itu, pedal kopling yang terasa makin keras biasanya menandakan kampas kopling sudah mulai habis. "Sering menginjak dan melepas kopling secara kasar bisa membuat plat kopling cepat rusak," tambah Fahmi.

    Sebaiknya mengganti satu set kopling dengan yang baru andai mengalami kerusakan. Namun jika karena kurang pelumasan, sebaiknya Anda menyemprotkan cairan anti karat ke dudukan luncur melalui karet boot di fork kopling.
     
    Untuk mencegah kerusakan, Fahmi menyarankan agar Anda selalu menggunakan gigi satu untuk start, dan menetralkan tuas transmisi jika berhenti.
     
    "Jangan sering menginjak setengah kopling saat menanjak atau menggantung kopling, dan tidak meletakkan kaki di atas pedal kopling," tutup Fahmi.

    Jika anda merasakan pedal kopling yang mulai bergetar ketika diinjak, berarti tandanya harus segera datang ke bengkel. Memeriksa kondisi kopling agar perjalanan bisa tetap aman dan nyaman.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id