Mobil Klasik

    Nafas Isuzu Panther Diperpanjang

    Ekawan Raharja - 30 Juni 2020 08:45 WIB
    Nafas Isuzu Panther Diperpanjang
    Panther akan terus diproduksi sampai 2022. ISuzu
    Jakarta: Isuzu sempat akan menghentikan produksi Panther di Indonesia berkenaan dengan penerapan standar emisi Euro 4 mesin diesel di Indonesia pada 2021. Namun baru-baru ini Jenama asal Jepang itu malah memberikan angin segar berupa nafas yang lebih panjang untuk mobil legendarisnya tersebut.
     
    Isuzu diketahui akan terus melanjutkan produksi Panther hingga 2022. Perpanjangan waktu produksi yang diberikan ini tidak terlepas dari dispensasi penerapan standar emisi gas buang Euro 4 untuk mesin diesel diundur hingga 2022.
     
    “Soal Panther selama masih ada nafas dan ada kesempatan jual Panther kami akan tetap jual. Dengan mundur satu tahun (Implementasi Euro4) berarti Panther masih ada napas. Siapa tahu kebijakan Euro4 untuk kendaraan diesel tidak jadi lagi (2022), berarti Panther masih akan tetap ada,” ungkap General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril, melalui webinar.
     
    “Jadi kami sudah mendapatkan informasi dari GAIKINDO bahwa mereka sudah menerima surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang menyatakan bahwa implementasi Euro 4 untuk kendaraan diesel ditunda sampai dengan April 2022. Ditunda satu tahun karena mendengarkan berbagai macam pertimbangan, juga termasuk audiensi dengan Gaikindo, tentunya dalam situasi yang seperti ini banyak pembatasan-pembatasan aktivitas sehingga persiapan menuju Euro 4 juga terhambat,” ungkap Attias Asril.
     
    Rencana disuntik mati Panther tidak terlepas dari mesin yang digunakan sekarang ini masih berstatus Euro 2. Padahal ketika standar baru Euro 4 diterapkan untuk mesin diesel, maka pabrikan otomotif tidak boleh lagi memproduksi mesin-mesin berstandar Euro 4 ke bawah.
     
    Saat ini Panther yang ada di Indonesia merupakan generasi keempat sejak 2005, dan mendapatkan penyegaran di 2013. Per Juni 2020, mobil yang sempat menjadi rival Toyota Kijang ini diniagakan dari harga Rp 293,9 juta untuk varian LV, dan varian GT sebagai flagship dihargai Rp 342,3 juta.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id