Industri Otomotif

    Strategi MG Bertahan dari Badai Pandemik Covid-19

    Ekawan Raharja - 16 Juni 2020 18:00 WIB
    Strategi MG Bertahan dari Badai Pandemik Covid-19
    MG sudah menyiapkan sejumlah strategi selama di era pademik covid-19. Medcom.id/Ekawan Raharja

    Jakarta: MG Motor masuk ke Indonesia di momen yang kurang baik, setelah meluncurkan ZS di Maret 2020 dan kemudian Pandemik Covid-19 merebak di Indonesia. Kondisi ini tentu harus disikapi dengan baik oleh merek asal Inggris tersebut agar dapat melewati badai dan bertahan di pasar otomotif Tanah Air.
     
    Strategi yang coba dilakukan untuk tetap bertahan adalah dengan menghadirkan pengalaman berkendara yang menyenangkan, tidak hanya dari sektor kendaraan namun sampai kepada layanan purna jual. Hal ini penting dilakukan agar konsumen merasakan nyaman selama menjadi konsumen merek mobil paling muda di Indonesia.
     
    "Kami ingin pelanggan dan calon pelanggan MG merasakan pengalaman rasa Inggris tidak hanya saat mengendarai ZS, tetapi juga ketika masuk ke dalam fasilitas outlet kami. Terlebih lagi di masa new normal ini, kami menerapkan fasilitas penunjang seperti pemeriksaan temperatur tubuh dan hand sanitizer sebelum memasuki outlet MG, hingga langkah terakhir, yaitu penyerahan unit yang telah disanitasi kepada pelanggan,” ungkap Sales Director MG Motor Indonesia, Rendi Radito, Selasa (16/4/2020) di dealer MG Gandaria.
     
    Sekarang ini merek yang berada di bawah Grup SAIC asal Tiongkok ini melayani penjualan dari lima dealer yang sudah beroperasi yakni Lippo Mall Puri, The Breeze, Samanhudi, Pondok Indah, dan Soekarno Hatta Bandung. Untuk mobil yang akan dikirimkan kepada konsumen, sebelumnya akan melalui tahapan desinfeksi guna memastikan higienitas di sisi eksterior dan juga interior.
     
    Selain itu untuk merangsang penjualan di Tanah Air, mereka menggelar program khusus New Normal Dealer berupa free installment selama tiga bulan, free insurance selama dua tahun, free maintenance part & labor, free voucher Thule, bunga 0 persen sampai dengan dua tahun, atau subsidi trade-in. Bahkan mereka juga menerapkan garansi selama lima tahun tanpa batasan kilometer.
     
    “Teknisi yang kami pekerjakan di seluruh bengkel resmi MG telah mengikuti pelatihan khusus di Thailand dan tersertifikasi untuk menangani unit MG," tambah Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, Arief Syarifudin.
     
    Randi menggambarkan kondisinya sejak peluncuran ZS di Maret hingga sekarang ini cukup berat karena berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun diakuinya mereka masih berhasil melakukan penjualan. "Melalui Grup andalan saja bulan ini ada 30 mobil yang terjual," ucapnya.
     
    Sulitnya penjualan mobil akibat pandemik virus korona memang dirasakan oleh hampir seluruh merek yang ada Indonesia. Bahkan Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi sebagai lima merek terbesar di sini merasakan penjualannya turun sangat signifikan selama tiga bulan kebelakang.



    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id