Mobil Bekas

    Rampung PSBB, Penjualan Mobil Bekas Meningkat Hingga 50%

    Ekawan Raharja - 15 Oktober 2020 15:00 WIB
    Rampung PSBB, Penjualan Mobil Bekas Meningkat Hingga 50%
    Penjualan mobil bekas langsung meningkat usai PSBB. OLX Autos
    Jakarta: Sejumlah daerah di Indonesia sempat memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam waktu cukup lama di awal tahun untuk mengurangi penyebaran Virus Korona. Namun usai program ini masuk ke masa transisi, pasar mobil bekas menjadi salah satu sektor yang langsung berefek dengan respon positif.

    Menurut survey yang dilakukan OLX Autos, tren pasar mobil bekas menunjukkan keadaan yang membaik usai PSBB transisi diberlakukan. Ini terlihat dari temuan bahwa tiga bulan setelah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ada peningkatan pada penjualan dan pembelian mobil bekas.

    Faktor yang melatarbelakangi adanya peningkatan di pasar mobil bekas adalah pertama, saat ini sudah ada 62 persen showroom yang beroperasi dibandingkan pada masa PSBB yang hanya 32 persen. Berangsur normalnya aktivitas ini memiliki akibat aktivitas penjualan dan procurement (pembelian) yang mengalami peningkatan pula.

    Dari hasil survei yang dilakukan, rata-rata baik pembelian dan penjualan naik 50 persen pada bulan Agustus 2020 dibandingkan saat awal pandemik dari yang semula 1,4 menjadi 2,1. Selain itu, rata-rata barang tersedia yang ada di showroom berkurang 35 persen menjadi 4,2 (dari sebelumnya 6,5) pada bulan Agustus 2020. Hal ini memperlihatkan adanya minat masyarakat untuk membeli mobil bekas.

    Lalu, temuan lain juga menyebutkan sebanyak 52 persen responden memiliki keinginan untuk membeli mobil dibandingkan pada masa awal pandemi yang hanya mencapai 22 persen, serta sebanyak 43 persen saat ini memilih untuk menggunakan mobil pribadi dibandingkan dengan awal masa pandemi yang hanya 33 persen. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat yang menghindari penggunaan transportasi umum, dan akhirnya membeli mobil bekas sebagai solusi.

    “Survei kami menemukan permintaan mobil bekas mengalami peningkatan sebanyak 15-20 persen semenjak relaksasi PSBB. Selain itu juga, secara perlahan, kini showroom mulai buka sehingga memberikan pilihan lebih banyak bagi masyarakat yang ingin membeli mobil. Dengan kedua faktor ini kita bisa melihat bahwa ada kesempatan bagi pasar mobil bekas untuk pulih dari keadaan ini dan pelanggan juga bisa menjual mobil sekarang. OLX Autos percaya pasar mobil bekas akan pulih dan akan kembali normal seperti masa sebelum pandemi,” ujar CEO OLX Autos Indonesia, Johnny Widodo, melalui keterangan resminya.

    Namun, selain pasar yang membaik, industri mobil bekas juga menghadapi beberapa tantangan yang merupakan dampak dari masa pandemik. Keterbatasan dana merupakan tantangan yang paling banyak dihadapi oleh pelanggan, kendala ini dirasakan oleh 58 persen responden, sementara 46 persen responden lain menyatakan bahwa mereka mengurangi dana (budget) sebesar 5 persen yang mereka miliki untuk membeli mobil. Di sisi lain, penjual tidak mau mengurangi harga mobil bekas yang mereka jual sehingga hal ini lah yang menjadikan tantangan bagi masyarakat di industri pasar mobil bekas.

    (ERA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id