Pemerintah Geber Kendaraan Listrik Untuk Capai Target Penurunan Emisi

    Ekawan Raharja - 27 Juli 2021 10:08 WIB
    Pemerintah Geber Kendaraan Listrik Untuk Capai Target Penurunan Emisi
    Ilustrasi mobil listrik. Medcom.id/Ekawan Raharja



    Jakarta: Pemerintah sudah mempersiapkan target penurunan emisi gas rumah kaca hingga tahun 2030. Agar target tercapai maka perlu mendapatkan dukungan dari berbagai sektor, termasuk sektor otomotif.
     
    Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, menjelaskan mereka sudah mempersiapkan peta jalan industri otomotif untuk mendukung penurunan emisi gas buang di Indonesia. Dia mengakui pemerintah sudah mempersiapkan langkah-langkah melalui kendaraan LCEV (Low Carbon Emission Vehicle) hingga BEV (Battery Electric Vehicle).
     
    "Arah kebijakan pengembangan emisi hijau untuk ekonomi yang berkelanjutan terdapat program pengembangan produk hijau melalui pengembangan kendaraan rendah emisi atau LCEV dan BEV. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, evolusi kendaraan ramah lingkungan atau green transportation diawali dengan LCGC (Low Cost and Green Car) yang emisinya masih berasal dari bensin atau solar tetapi memiliki emisi gas yang rendah," buka Doddy Rahadi Senin (27/3/2021) di Indonesia Green Summit 2021. yang diselenggarakan oleh Media Group News (MGN).
     
    "Sehubungan dengan dilanjutkan pengembangan menuju kendaraan bermotor listrik yang dimulai dari kendaraan hybrid, yang merupakan jaringan penggunaan sumber energi sulfur (bahan bakar minyak) yang merupakan sumber utama energinya dengan tambahan baterai listrik yang bertujuan efisiensi penggunaan bahan bakarnya. Kemudian transformasi berlanjut adalah Plug-in Hybrid yang merupakan gabungan penggunaan sumber energi sulfur (bahan bakar minyak) dengan listrik dengan mengoptimalkan tenaga baterai."
     
    "Selanjutnya ada BEV atau yang kita kenal dengan istilah KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai) yang murni menggunakan tenaga listrik dan baterai, serta Fuel Cell Electric Vehicle (FVC) yang sumber energinya berasal dari hidrogen sebagai tambahan," tegas Doddy.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id