comscore

Soal Program Mobil Rakyat, Daihatsu Optimis Sekaligus Pesimis

Adri Prima - 14 Januari 2022 06:21 WIB
Soal Program Mobil Rakyat, Daihatsu Optimis Sekaligus Pesimis
All New Daihatsu Xenia, salah satu mobil dengan harga di bawah Rp240 juta. daihatsu
Jakarta: Program mobil rakyat yang diwacanakan oleh pemerintah pada dasarnya disambut baik oleh pabrikan otomotif tanah air, termasuk Daihatsu. 

Istilah mobil rakyat sendiri merupakan mobil dengan harga di bawah Rp250 juta dengan komponen lokal minimal 80 persen serta kapasitas mesin tidak melebihi 1.500cc. Nantinya kategori ini mendapatkan keringanan pajak dari pemerintah berupa diskon PPnBM hingga 100 persen. 
Terkait dengan implementasi mobil rakyat, Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra mengatakan kalau pihaknya belum memiliki informasi jelas dan masih mengkaji kriteria mobil rakyat tersebut.

"Kalau berdasarkan harga yang dimaksud itu harga yang mana. Harga off the road atau on the road kan beda. Atau harga Desember kemarin tanpa PPnBM. Sampai sekarang kami belum tahu," kata Amelia dalam konferensi pers virtual, Kamis, 13 Januari 2022. 

Sementara itu, Marketing Product Planning Division Head PT ADM, Budi Mahendra menambahkan bahwa dirinya meyakini program mobil rakyat akan mempengaruhi pasar otomotif 2022. 

Budi menjelaskan Daihatsu memiliki tiga pendekatan berbeda terkait dengan program mobil rakyat. Pendekatan pertama, Daihatsu optimis program ini bisa dimulai secepatnya. Kedua pendekatan yang lebih moderat, dan yang ketiga pendekatan pesimis. 

"Pendekatan pesimis, maksudnya jika program ini tidak berjalan maka pasar otomotif turun 7 persen dibanding tahun lalu," sambung Budi. 

Meski demikian, pada dasarnya Daihatsu tetap mendukung apapun kebijakan pemerintah demi perkembangan pasar otomotif tanah air.

“Daihatsu berharap, semoga program Mobil Rakyat dapat segera diwujudkan, dan pasar otomotif Indonesia dapat terus tumbuh,” pungkasnya. 

Sebagai tambahan informasi, penjualan ritel otomotif Indonesia selama 2021 mengalami kenaikan mencapai sekitar 863 ribu unit, naik 49,2 persen dibandingkan tahun 2020 sekitar 578 ribu unit. 

Sejalan dengan kenaikan pasar, penjualan ritel Daihatsu juga mengalami kenaikan menjadi 151 ribu unit, atau naik 51,1 persen dibandingkan tahun 2020 lalu sekitar 100 ribu unit. Capaian positif ini juga berkat dukungan pemerintah terhadap industri otomotif melalui PPnBM DTP yang berlangsung sejak Maret-Desember 2021.

(PRI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id