• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Knalpot Mobil

Jangan Asal Pasang, Wajib Pahami Spek Knalpot Racing

M. Bagus Rachmanto - 10 Oktober 2018 09:16 wib
Pemasangan knalpot variasi harus disesuaikan dengan gaya
Pemasangan knalpot variasi harus disesuaikan dengan gaya mengemudi dan kebutuhan penggunaan. Revworksinc

Jakarta: Memberikan aksesoris tambahan dalam mobil sebagai bagian dari perawatan mobil kita. Banyaknya jenis aksesoris untuk mobil, terkadang membuat kita melupakan hal penting tentang fungsi utama dari aksesoris tersebut, seperti penggantian atau variasi knalpot mobil.  

Pabrikan sengaja membuat knalpot standar agar tidak menimbulkan suara keras serta berisik. Untuk itu tak sedikit pemilik mobil yang memodifikasi knlapot standar asli bawaan pabrik dengan knalpot variasi aftermarket. Hanya ada dua jenis knalpot, yaitu knalpot standard dan jenis racing. 
 
Wajib untuk diketahui, mengganti knalpot tidak asal ganti racing, mengingat fungsi utamanya sebagai sistem pembuangan/exhaust system dari mesin kendaraan. Agar dapat menambah tenaga, penggantian exhaust system aftermarket perlu didesain sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan.

Jangan sampai salah desain, pemasangan knalpot variasi harus disesuaikan dengan gaya mengemudi dan kebutuhan penggunaan putaran mesin atau RPM yang paling sering Anda pakai dan inginkan. Contohnya, gaya mengemudi normal sering di rpm 3.500 - 6.500 maka jangan gunakan exhaust yang memiliki spesifikasi untuk rpm 8.000.

Untuk mobil transmisi manual yang juga harus diperhatikan adalah semua bagian dari saluran gas buang, mulai dari header, downpipe atau manifold, resonator dan muffler hingga pipa pembuangannya. Knalpot variasi umumnya tersedia dengan ukuran 3 inci, 3,5 inci dan 4 inci. Pilih standard bahan yang bagus, seperti stainless steel agar lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat.

Berbeda dengan mobil transmisi matic yang cukup dengan mengganti header-nya saja, dan disebut langsung terasa peningkatan performa mesinnya. Penggantian yang tidak tepat malah akan membuat tenaganya ngempos.

"Jika ingin knalpot variasi yang dipasang benar-benar terasa perubahnnya memberikan tambahan tenaga, header yang dipakai juga harus diperhatikan dan sebaiknya saluran gas buangnya langsung ganti full satu set saja," terang Fahmi, owner bengkel mobil Fahmi Jaya Motor, kepada medcom.id, di Bekasi, beberapa waktu lalu.


(UDA)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.